Share

Terungkap! Situs Gondang Trenggalek Ternyata Candi Abad 10 Era Mataram Kuno

Najwa Avifah Octavia, Jurnalis · Kamis 17 November 2022 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 17 406 2709418 terungkap-situs-gondang-trenggalek-ternyata-candi-abad-10-era-mataram-kuno-cC5nndoJyF.jpg Penggalian situs Gondang tahap kedua di Trenggalek (ANTARA)

SEJUMLAH ahli meyakini bahwa Situs Gondang yang berada di wilayah Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur merupakan situs peninggalan Kerajaan Mataram Kuno, yang usianya lebih tua dibanding zaman Kerajaan Majapahit.

"Hasil eskavasi dan penelitian awal kami diperoleh petunjuk bahwa situs peninggalan zaman Kerajaan Mataram Kuno, sekitar abad X," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek, Sunyoto di Trenggalek, Rabu kemarin.

 BACA JUGA:3 Situs Warisan Dunia Asli Indonesia, Candi Borobudur hingga Pulau Komodo

Melansir dari ANTARA, Kamis (17/11/2022), kesimpulan serupa sebelumnya disampaikan tim arkeolog dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah XI Jawa Timur usai melakukan eskavasi, sepekan lalu.

Hasilnya, tim gabungan menemukan sejumlah arca dan hapsari di situs yang memiliki usia lebih tua dari era Majapahit itu.

 

Benda-benda itu menjadi petunjuk penting untuk membantu proses identifikasi.

Dalam proses identifikasi itu, diperkirakan jika Situs Gondang adalah sebuah bangunan candi yang diperkirakan ada di era Mataram Kuno, kisaran abad ke X.

 BACA JUGA:12 Julukan Indonesia di Luar Negeri, Surganya Bumi hingga Negeri Seribu Candi

Perkiraan itu dilihat dari struktur bangunan serta benda-benda yang ditemukan.

"Dari sisa runtuhan bata ini yang merupakan sisa robohan bangunan, ini adalah tempat suci atau yang biasanya disebut dengan candi,” kata Arkeolog Ismail Lutfi.

Follow Berita Okezone di Google News

Meskipun candi itu berukuran kecil, lanjut Lutfi, bekas bangunan candi itu memiliki banyak temuan benda purbakala yang relatif lengkap.

Pihaknya memperkirakan masih banyak benda-benda peninggalan sejarah yang terpendam di situs itu.

 Ilustrasi

Namun sayangnya ekskavasi itu belum bisa dilakukan secara menyeluruh dan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan waktu dan anggaran.

"Walaupun dimensinya kecil, namun candi ini cukup kaya. Ada beberapa ragam yang ditemukan dari bata ada hapsari dari terakota kemudian mahakala itu sama dengan yang terdapat di (Candi) Prambanan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini