Share

5 Jenis Mata Uang yang Dipakai Kerajaan Kuno di Nusantara Zaman Dulu

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Minggu 20 November 2022 20:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 19 406 2710862 5-jenis-mata-uang-yang-dipakai-kerajaan-kuno-di-nusantara-zaman-dulu-b169nA0Qke.jpeg Mata uang kuno kerajaan zaman dulu di Nusantara (Okezone)

SEBELUM Indonesia diproklamasikan sebagai sebuah negara berdaulat pada 17 Agustus 1945, bumi Nusantara pernah dikuasai beberapa kerajaan. Misalnya di Pulau Jawa ada Kerajaan Majapahit, Mataram. Sumatera ada Kesultanan Aceh dan Sriwijaya. Kalimantan ada Kerajaan Kutai.

Masih-masing kerajaan memiliki alat tukar tersendiri dalam bertransaksi. Bahkan ada mata uang masing-masing. Jadi, kerajaan-kerajaan di Nusantara sudah mengenal mata uang bahkan sebelum invasi Belanda.

Uniknya lagi mata uang yang ada pun memiliki bentuk dan rupa yang artistik.

Berikut jenis mata uang kerajaan kuno di Indonesia yang pernah ada.

Kerajaan Mataram Kuno

Kerajaan Mataram Kuno sudah mengenal uang sejak 850 Masehi. Kerajaan ini didirikan oleh Wangsa Syailendra. Mata uangnya berukuran kecil dalam bentuk logam yang berbahan emas dan perak.

Raja Nusantara Berumur Panjang

(Infografis: MNC Portal/Uci Alrasyid)

Kerajaan Jenggala

Kerajaan Jenggala berdiri di bagian timur Pulau Jawa sebelum terbentuknya Kerajaan Majapahit. Pada tahun 1042-1130, Kerajaan Jenggala sudah memproduksi uangnya sendiri berupa logam perak dan emas untuk alat pembayarannya.

Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit berpusat di Pulau Jawa, tapi punya pengaruh luas. Kerajaan yang didirikan pada 1293 Masehi ini juga memiliki mata uang sendiri.

Tahil adalah mata uang asli kerajaan Majapahit yang memiliki cap berlogo Teratai. Uang Tahil memiliki keunikan, yaitu bentuk koinnya yang beraneka ragam contohnya seperti bentuk segiempat, segitiga, trapesium, setengah atau seperempat lingkaran dan lainnya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Kerajaan Samudra Pasai

Samudera Pasai adalah kerajaan Islam pertama dan terbesar di Nusantara. Pusat kerajaannya di Aceh. Mata uang kerajaan ini adalah Dirham yang mengandung 70% emas dengan kadar karat 22.

Lantaran emas semakin sulit diperoleh, akhirnya seiring berjalannya waktu kandungan emas dalam Dirham mulai dikurangi.

Di tahun 1297 Masehi sampai 1326 motif mata uang Dinar kebanyakan adalah tulisan arab berlafadzkan Malik Al Zahir dan di sisi sebelah berlafadzkan Sultan Al Adul, yaitu raja yang berkuasa pada kala itu.

Uang Kerajaan Buton

Bergeser ke Pulau Sulawesi, Kerajaan Buton menggunakan mata uang unik bernama Kampua.

Umumnya kerajaan lain menggunakan koin untuk proses transaksi jual-belinya, namun berbeda dengan kerajaan Buton yang memiliki konsep mata uang berbahan dasar kain tenun.

Kampua dibuat oleh putri-putri istana kerajaan dan dibuat dengan sehelai tenunan berbentuk persegi panjang. Kampua sering mengganti desain dan corak karena rentan akan pemalsuan. (sal)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini