Share

5 Alasan Orang Minang Dilarang Menikah Sesuku

Siska Maria Eviline, Jurnalis · Senin 21 November 2022 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 21 406 2711589 5-alasan-orang-minang-dilarang-menikah-sesuku-4kWBwbkROp.jpg Alasan orang Minang dilarang menikah sesuku. (Foto: Ilustrasi pengantin Minang/Nikita Willy dan Indra Priawan/Bride Story)

ALASAN Orang Minang dilarang menikah sesuku alias semarga. Larangan itu diterapkan tetua adat, yang disebut penghulu, agar sukunya bisa berkembang. Aturan ini sudah berlaku cukup lama dan berlaku turun temurun.

Larangan untuk tidak menikah sesuku sebenarnya diberlakukan atas beberapa alasan berikut ini seperti dikutip dari jurnal Al-Ahwal Vol 8 berjudul Perkawinan Eksogami: Larangan Perkawinan Satu Datuak di Nagari Ampang Kuranji, Sumatera Barat dari Nola Putriyah. 

1.Mempersempit Relasi Keluarga

Selain dianggap mengawini saudara sendiri, menikah sesuku berarti mempersempit relasi keluarga. Karena keturunannya hanya akan berputar di marga yang itu-itu saja. 

2.Dikucilkan dari Suku

Orang Minang yang menikah sesuku biasanya akan terdepak dari marganya sendiri. Mereka tidak akan diperbolehkan ikut dalam acara adat. Penolakan itu tak hanya akan terjadi di keluarga inti saja, namun suku di seluruh kawasan.

Ilustrasi pengantin Minang. (Foto: Nikita Willy/Bride Story)

Ilustrasi pengantin Minang. (Foto: Nikita Willy/Bride Story)

3.Kehilangan Hak

Tak hanya itu, pria yang melanggar aturan adat ini juga akan kehilangan haknya untuk memegang jabatan dalam sistem Adat Perpatih. Sementara bagi perempuan, mereka tak lagi berhak atas harta pusaka suku.

BACA JUGA: Sosok Yusof bin Ishak, Presiden Pertama Singapura dari Minangkabau

BACA JUGA: 5 Fakta Unik Singapura Jarang Diketahui, Lagu Kebangsaannya Ternyata Ciptaan Orang Minang

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

4.Ada Denda Besar yang Harus Dibayar

Tak hanya sekadar dikucilkan, ada aturan adat yang juga perlu mereka jalankan. Orang Minang yang kawin satu suku harus menyediakan 50 gantang atau sebesar 75 kilogram beras dan seekor kerbau/lembu lalu mengundang para tetua adat ke majelis kenduri.

Kemudian pasangan tersebut harus mengakui dan meminta maaf kepada anggota suku yang hadir dalam majelis kenduri tersebut.

Ilustrasi pengantin Minang. (Foto: Nikita Willy/Bride Story)

Ilustrasi pengantin Minang. (Foto: Nikita Willy/Bride Story)

5.Mencetak Keturunan Lebih Baik

Larangan menikah sesuku ini juga sebenarnya untuk menghindari anak mewarisi penyakit yang didapatkannya secara turun temurun, sebut saja hemofili, diabetes, atau buta warna.

BACA JUGA: 10 Alasan Orang Korea Selatan Jatuh Cinta pada Indonesia, Nomor 9 AntiKlise

BACA JUGA: 6 Wisata Pantai dan Air Terjun Cantik di Jepara, Intip Daya Tariknya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini