Share

YouTuber Inggris Hina Endek Bali, Sandiaga: Kesempatan Promosi Indonesia

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 22 November 2022 20:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 406 2712786 youtuber-inggris-hina-endek-bali-sandiaga-kesempatan-promosi-indonesia-sUnXwc05vo.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi aksi Youtuber Inggris Mahyar Tousi yang diduga menghina endek Bali yang dikenakan delegasi KTT G20 di Bali pekan lalu.

Menurutnya Sandiaga, Mahyar Tousi tidak mengetahui asal usul endek atau kain tenun khas Bali tersebut.

"Itu kain endek Bali yang dikenakan para pemimpin negara anggota G20 dalam gala dinner," kata Sandiaga dalam Weekly Brief with Sandi Uno secara virtual, Senin 21 November 2022.

 BACA JUGA:10 Tempat Wisata Paling Populer di Cianjur, Pusat Gempa Dahsyat M 5,6

Sebagaimana diketahui Mahyar Taouse mengomentari foto Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, pendiri World Economic Forum (WEF) Klaus Martin Schwab, dan Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan yang sedang berbincang di sela KTT G20 di Bali. Mereka mengenakan pakain berbahan kain endek khas Bali.

Dalam unggahannya di akun Twitter pribadinya, Mahyar Tousi menulis “Apa yang dipakai para idiot itu?”.

Sontak saja komentar Mahyar mengundang kemarahan netizen Indonesia karena dianggap sebagai hinaan. Warganet pun menyerang Mahyar hingga sang youtuber menghapus komentarnya.

 

Sandiaga menilai hal tersebut perlu direspons dengan lebih memperbanyak edukasi dan promosi kepada publik di tingkat internasional. Serta khususnya, terkait wastra Indonesia.

Selain itu dengan adanya cuitan tersebut, Sandiaga bilang, ini bisa menjadi kesempatan besar untuk mempromosikan kain Nusantara ke ranah internasional.

 BACA JUGA:Wisata 2023 Diprediksi Mahal, Ternyata Ini Penyebabnya

Meskipun netizen Indonesia merasa geram dan menyerbu dengan berbagai komentar, karena dianggap melecehkan budaya Indonesia Sandiaga mengajak masyarakat untuk dijadikan kesempatan, memperkenalkan Indonesia menjadi lebih lagi di mata dunia.

"Ketidaktahuan netizen internasional akan wastra Indonesia perlu kita respons dengan informasi, dan kita bisa menggunakan kesempatan ini untuk mempromosikan (wastra Indonesia)" terangnya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Namun pada akhitnya, Mayhar menghapus cuitan provokatifnya itu. Ia menyadari perbuatannya salah. Kemudian, Mahyar lantas menyampaikan permintaan maaf melalui cuitan di Twitter.

Mayhar juga mengaku mendapat ancaman pembunuhan, setelah melakukan aksi tak terpuji tersebut.

 Ilustrasi

"Menyusul sejumlah ancaman pembunuhan dan pesan dari warga negara Indonesia, serta pejabat pemerintah, saya ingin menyampaikan foto ini yang diposting di media sosial oleh banyak dari kita di Inggris yang telah menyebabkan pelanggaran di Indonesia," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini