Share

Alasan Las Vegas Dijuluki Kota Penuh Dosa, Destinasi Favorit Penikmat Duniawi

Prisca Arianto, Jurnalis · Kamis 24 November 2022 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 406 2713461 alasan-las-vegas-dijuluki-kota-penuh-dosa-destinasi-favorit-penikmat-duniawi-JHBYrR0z5l.jpg Pelayan casino di Las Vegas, Amerika Serikat (Foto: maxim.com)

MENGUAK alasan Las Vegas dijuluki sebagai Sin City atau Kota Penuh Dosa. Kota terbesar di Negara Bagian Nevada, Amerika Serikat ini terkenal dengan industri perjudian, hiburan, dan perbelanjaan.

Melansir United States Now, Kamis (24/11/2022), Las Vegas dijuluki Sin City karena banyaknya atraksi dewasa di kota ini yang mungkin dianggap tidak bermoral dan berdosa. Las Vegas termasuk salah satu kota yang paling banyak dikunjungi di dunia.

Memiliki banyak tempat untuk hiburan orang dewasa, termasuk perjudian, layanan seksual dan minuman dewasa juga tersedia sepanjang waktu.

Las Vegas juga pernah dianggap sebagai kota di bawah kekuasaan massa.Tak heran jika Las Vegas menjadi salah satu kota paling banyak dikunjungi setiap tahunnya. Bahkan, Las Vegas bisa dikunjungi sampai jutaan orang yang berkunjung ke kota ini.

Las Vegas paling terkenal dengan perjudian dan taruhan. Contohnya Las Vegas Boulevard, atau biasa disebut sebagai strip Las Vegas, merupakan tempat banyak kasino yang lebih mencolok dan paling terkenal beroperasi. Tempat ini sering buka dan penuh dengan pelanggan sepanjang waktu yang mungkin dianggap berdosa.

Tak hanya itu, di kota ini nafsu dianggap dosa biasa karena ada beberapa cara untuk memuaskan nafsu seseorang. Gentlemen's club atau yang lebih dikenal dengan strip club di Las Vegas, adalah sebuah klub yang sering dikunjungi baik pria maupun wanita. Di klub ini, pelanggan dapat menonton, dan terkadang berpartisipasi saat penari pria atau wanita melepas jubahnya dengan menggoda.

Bahkan, prostitusi di Las Vegas menjadi hal yang biasa dan dilegalkan. Pelacur sering ditemukan berjalan di jalanan. Mereka juga dapat ditemukan ketika klien meminta dipijat dalam artian pijat plus-plus, baik di panti, kasino, bar, maupun hotel.

Minuman beralkohol juga bisa ditemukan dengan cukup mudah di Sin City. Hampir setiap hotel dan kasino memiliki bar. Banyak kasino bahkan menyajikan minuman gratis kepada mereka yang berjudi. Alkohol juga dapat ditemukan dengan mudah di luar kasino atau bar.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Seiring dengan banyak kejahatan dan dosa lainnya, sejarah Las Vegas juga terkait dengan kejahatan terorganisir. Sebagian besar pada abad ke-20, ada banyak aktivitas massa, diantaranya banyak hotel dan kasino besar dimulai atau dijalankan oleh mafia terkenal, seperti Frank Detra dan temannya Al Capone yang memulai salah satu kasino Las Vegas pertama di strip.

Tak hanya Frank Detra dan Al Capone, benjamin "Bugsy" Siegel, Lucky Luciano, dan Meyer Lansky juga merupakan beberapa mafia terkenal yang terlibat dalam pengembangan Sin City.

Ilustrasi

Namun, menjelang akhir abad ke-20, pejabat kota mulai berusaha membersihkan kota. Tujuan mereka adalah untuk menghilangkan citra Sin City dan membuat lebih banyak keluarga yang ingin berkunjung.

Misi tersebut sebagian berhasil, tetapi sejak saat itu, pemasar menyerah pada citra keluarga. Sebaliknya, Las Vegas dijuluki sebagai tempat di mana orang dewasa dapat bersenang-senang dan sedikit berbuat dosa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini