Share

6 Negara yang Tidak Mengenal Malam, Matahari Bersinar Terus Hampir 24 Jam

Sri Latifah Nasution, Jurnalis · Jum'at 25 November 2022 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 408 2713857 6-negara-yang-tidak-mengenal-malam-matahari-bersinar-terus-hampir-24-jam-pTb65ZsWgn.JPG Finlandia, salah satu negara tanpa malam di dunia (Foto: Instagram/@niko.laurila)

BUMI berputar sekitar 24 jam sehari, dengan 12 jam siang, dan sisanya adalah malam hari. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki siklus waktu yang seimbang, karena lokasinya yang dilewati garis khatulistiwa.

Di luar sana ternyata ada beberapa negara yang memiliki perbandingan waktu siang dan malam yang tidak seimbang. Bahkan tempat-tempat tersebut bisa disinari matahari selama 70 hari tanpa henti, atau bisa diselimuti kegelapan selama berminggu-minggu.

Peristiwa yang disebut sebagai midnight sun tersebut terkadang membuat bingung para wisatawan, bahkan penduduk lokal untuk melacak waktu.

Berikut 6 negara di bumi dengan siklus waktu yang tidak seimbang, dilansir dari Times of India;

Norwegia

Norwegia terletak di Lingkar Arktik dan disebut sebagai 'Negeri Matahari Tengah Malam'. Matahari bersinar tanpa berhenti selama 76 hari, dan biasanya dimulai dari bulan Mei sampai akhir Juli.

Bahkan, di Svalbard, matahari bersinar terus-menerus dari tanggal 10 April hingga 23 Agustus. Tempat ini juga merupakan wilayah berpenghuni paling utara di Eropa.

Norwegia

(Foto: Instagram/@visitnorway)

Kanada

Wilayah Kanada, tepatnya di Nunavut yang terletak sekitar dua derajat di atas Lingkar Arktik, di Wilayah Barat Laut Kanada, Anda bisa melihat matahari selama 24 setiap harinya. Namun, saat musim dingin, waktu malamnya juga menjadi lebih lama. Nunavut akan diselimuti kegelapan selama 30 hari berturut-turut.

Islandia

Islandia adalah pulau terbesar di Eropa setelah Inggris Raya. Negara satu ini juga dikenal sebagai negara tanpa nyamuk.

Selama musim panas, tidak ada malam di Islandia. Matahari bersinar selama bulan Juni dan tidak pernah terbenam.

Islandia

(Foto: Instagram/@andreamarra85)

Untuk bisa melihat Matahari Tengah Malam dengan segala kemegahannya, Anda bisa mengunjungi kota Akureyri dan Pulau Grimsey di Lingkar Arktik.

Alaska

Dari akhir Mei hingga Juli, matahari tidak pernah berhenti bersinar Barrow, Alaska. Namun, dari awal November hingga 30 hari ke depan, matahari tidak akan terbit. Peristiwa ini dikenal sebagai polar night atau malam kutub.

Terkenal dengan pegunungan salju dan gletser yang memesona, tempat ini dapat dikunjungi baik di musim panas maupun musim dingin.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Finlandia

Sebagian besar daerah yang memiliki julukan ‘negara seribu danau dan pulau’ ini bisa menyaksikan matahari selama 73 hari tanpa henti selama musim panas. Sedangkan, saat musim dingin tiba, wilayah tersebut tidak akan mendapat sinar matahari.

Hal tersebut juga yang menjadi salah satu alasan mengapa orang Finlandia kurang tidur di musim panas, dan lebih banyak tidur di musim dingin.

Saat berkunjung ke sini, Anda dapat menikmati Aurora Borealis dan juga kesempatan untuk bermain ski dan merasakan pengalaman menginap di iglo kaca.

Finlandia

(Foto: Instagram/@ourfinland)

Swedia

Dari awal Mei sampai akhir Agustus, Anda bisa menyaksikan matahari terbenam sekitar tengah malam dan terbit lagi sekitar pukul 4 pagi di Finlandia.

Menariknya, di sini matahari bisa bersinar tanpa henti hingga enam bulan dalam setahun. Jadi, Anda bisa menghabiskan hari-hari yang lebih panjang dengan berbagai aktivitas petualangan, bermain golf, memancing, trekking, dan masih banyak lagi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini