Share

Tradisi Gila Suku Mandi, Ibu dan Anak Saling Berbagi Suami

Rina Anggraeni, Jurnalis · Minggu 27 November 2022 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 406 2714891 tradisi-gila-suku-mandi-ibu-dan-anak-saling-berbagi-suami-JzmdVBeihU.jpg Suku Mandi di Bangladesh (Foto: The Guardian)

MENGENAL tradisi berbagi suami antara ibu dan anak di masyarakat suku Mandi, Bangladesh. Suku ini menganut struktur matrilineal. Artinya perempuan adalah kepala rumah tangga, dan semua harta benda diwariskan melalui garis perempuan. Dalam sistem ini ternyata bisa berbagi suami atau poligami.

Hal yang unik, sang pria atau suami akan memperistri ibu dan anak sekaligus.

Seperti dilakoni oleh wanita bernama Orola Dalbo. Dalam kisahnya, dia sudah menjadi istri dari pria bernama Noten. Pernikahannya terjadi ketika dia berusia 3 tahun.

 BACA JUGA:Tradisi Seks Maraton Suku Sironi di Bolivia, Bisa Bercinta Sampai 6 Jam Nonstop

Mengejutkannya dia menikah bersama dengan ibunya saat perayaan pernikahan. Ini mengikuti tradisi suku Mandi matrilineal, ibu dan anak menikah dengan pria yang sama.

 

Tradisi berbagi suami antara ibu dan anak ini untuk memenuhi kebutuhan seksual suami saja. Tetapi juga membantu sang ibu untuk menjaga kekayaan mereka.

 BACA JUGA:5 Tradisi Unik Suku Bugis yang Hampir Punah, Nomor 2 Sangat Ekstrem

Ibu dan anak perempuannya akan mengandung dari laki-laki yang sama, melahirkan banyak anak dan mengumpulkan harta untuk keluarganya.

Oleh sebab itu, apabila sang ibu telah meninggal, ia akan meneruskan kepemimpinan dalam keluarganya pada sang anak perempuan. Dan anak perempuannya tersebutlah yang akan menjaga properti maupun kekayaan keluarga mereka.

Follow Berita Okezone di Google News

Saat ini Orola Dalbot adalah ibu dari tiga anak dengan Noten. Anak laki-laki berusia 14 tahun, seorang gadis berusia 7 tahun, dan seorang gadis berusia 19 bulan.

Keduanya tinggal di sebuah desa tanpa aliran air. Kota terdekat terdiri dari deretan kios reyot yang menjual minyak goreng dan lilin.

Ilustrasi

Orola dan suami bersama-sama memiliki beberapa hektar tanah, dari mana mereka mencari nafkah dengan membudidayakan nanas dan pisang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini