Share

Hari Guru Nasional, Melihat dari Dekat Koleksi Museum Pendidikan Surabaya

Najwa Avifah Octavia, Jurnalis · Jum'at 25 November 2022 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 408 2714783 hari-guru-nasional-melihat-dari-dekat-koleksi-museum-pendidikan-surabaya-deB1b1IVVw.jpg Museum Pendidikan Surabaya (SINDOnews/Ali Masduki)

HARI Guru Nasional diperingati setiap 25 November, untuk mengapresiasi para guru dalam mendidik anak bangsa. Pendidikan merupakan kunci utama membangun bangsa dan guru berada di garda terdepan dalam mewujudkan cita-cita ini.

Jika Anda ingin mempelajari dan mengetahui sejarah pendidikan, dapat mengunjungi Museum Pendidikan Surabaya, terlebih pada momentum Hari Guru Nasional.

Mari simak apa saja yang ada di Museum Pendidikan Surabaya :

Bekas Sekolah Taman Siswa

Awal peresmian Museum Pendidikan dilakukan oleh Ibu Tri Rismaharini bertepatan pada Hari Guru Nasional 25 November 2019.

Dahulu Museum Pendidikan merupakan taman siswa pertama masyarakat pribumi di Surabaya, sebelum kemerdekaan. Namun sudah lama tak berfungsi, sehingga pemerintah kota mengambil ahli. Aset bersejarah yang milik asing diserahkan kepada Pemkot Surabaya.

Berada di Kompleks Taman

Museum ini terletak di kompleks Taman Ekspresi, di Jalan Genteng Kali Surabaya. Letaknya strategis, di bagian paling utara Taman Pameran dan menghadap ke jalan utama. Tidak jauh dari lokasi ini terdapat gedung kesenian Cak Durasim dan Mall Pelayanan Publik Siola.

Pengunjung cukup memarkirkan kendaraannya di tempat parkir Demonstrasi Park yang disediakan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

Beragam Koleksi

Museum Pendidikan memiliki beragam koleksi didalamnya. Penataan koleksi ini didasarkan pada masa pendidikan di Indonesia dan di Kota Surabaya.

Bagian pertama pada sisi ruangan pengunjung akan diperlihatkan ruang pra aksara. Ruangan tersebut terdapat patung yang menggambarkan kehidupan masyarakat pra-aksara dan beberapa koleksi manuskrip kuno, informasi tentang kehidupan masyarakat pra-aksara.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Kemudian pada bagian selanjutnya ada pendidikan pada zaman kerajaan, pendidikan pada zaman penjajahan, hingga pendidikan pada zaman kemerdekaan. Setiap bagian terorganisir dengan baik dengan terdapat penjelasan informasi.

Terdapat juga koleksi yang mendukung setiap era seperti, bagku sekolah pada masa kolonial, koleksi buku dan majalah lama. Berbagai macam jenis ijazah pendidikan hingga peralatan sekolah zaman dahulu.

Di sisi selatan ruangan terdapat bangunan ruang bekas kelas yang merupakan ruang utama proses belajar mengajar pada zaman penjajahan. Bangku sekolah, penggaris kayu, dan papan tulis juga menghiasi ruang kelas.

Ilustrasi

Spot Foto Instagramable

Selain belajar mengenai sejarah pendidikan, Anda juga dapat berpose untuk memenuhi feed Instagram. Nuansa gedung berwarna putih dan bangunan artistik mempercantik tiap sudut. Tampilan pintu, jendela kayu dan jendela yang terbuka lebar dengan barang interior lainnya sangat mendukung Anda untuk berselfie ria.

Setiap sudut sangat cocok untuk dijadikan spot foto. Dan Anda tak perlu khawatir mengenai biaya, karena museum ini dibuka secara gratis, Anda hanya perlu mengeluarkan uang biaya parkir.

Perlu diperhatikan saat berada di area museum Anda harus menjaga koleksi serta kebersihan dalam area.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini