Share

Gegara Sepasang Kekasih Bikin Onar, Semua Penumpang Dipaksa Turun dari Pesawat

Dita Mawanda, Jurnalis · Selasa 29 November 2022 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 406 2716608 gegara-sepasang-kekasih-bikin-onar-semua-penumpang-dipaksa-turun-dari-pesawat-l2NkxIWGtN.jpg Ilustrasi (iStock)

SEPASANG kekasih membuat marah penumpang satu pesawat karena menolak turun saat disuruh oleh pramugari. Masalahnya adalah pasangan itu memaksa diri masuk ke pesawat dan tak bersedia boarding passnya diperiksa.

Aksi pasangan tersebut viral setelah videonya beredar di TikTok. Keduanya marah lalu berlari ke pesawat Frontier Airlines di Amerika Serikat tanpa tas atau boarding pass.

Melansir dari Daily Mail, Selasa (29/11/2022), pasangan tersebut sempat berteriak kepada pramugari yang memberi tahu bahwa pesawat tidak akan berangkat sebelum keduanya turun. Sontak teriakannya membuat para penumpang lain di pesawat marah.

Di video itu menunjukkan terjadi pertengkaran hebat antara pasangan itu dengan para penumpang. Akhirnya semua orang dipaksa turun dari pesawat. Polisi pun datang untuk menangani masalah tersebut.

Rekaman yang diunggah di TikTok dari pertengkaran itu berbunyi, ‘Pasangan melakukan pengukuran tas dan pemindaian boarding pass dan berlari ke atas pesawat’.

Tidak jelas dari mana pesawat itu lepas landas.

Dalam rekaman, terdapat dua staf maskapai terlihat memohon kepada sepasang kekasih yang tetap tidak bergerak di kursi mereka. Ada seorang karyawan yang berkata kepada mereka, “Oke, kalian harus turun sekarang.”

Rekannya menambahkan, “kalian harus keluar atau kami harus menurunkan seluruh pesawat.”

Sebagian besar penumpang lain mulai meneriaki keduanya untuk turun dari pesawat agar pesawat bisa berangkat segera. Namun, mereka tidak mau turun dan meminta semua penumpang untuk turun bersamanya dari pesawat.

Akibatnya, kemarahan sesama penumpang terus meninggi saat para awak kabin berusaha membujuk pasangan yang keras kepala itu untuk turun dari pesawat. Namun, tetap saja justru pasangan tersebut lah yang membentak.

“Kami membayar tiket kami seperti kalian semua. Kami membayar seperti kalian semua. Aku tidak akan turun dari pesawat,” keluhnya.

“Kamu mengerti? Kami lelah! Kami telah terbang selama 20 jam dengan uang kami, Anda tidak tahu apa yang telah kita lalui sejak 5.20. Dan kami tiba di bandara ini dua jam lebih awal. Kami tidak ke mana-mana.”

Pengunggah video di TikTok tersebut mengungkapkan, pasangan itu akhirnya dikeluarkan dari penerbangan setelah semua penumpang lainnya terpaksa turun dari pesawat yang tertulis, “Setelah kami turun, polisi datang untuk mengawal mereka pergi. Kemudian, kami harus memindai ulang untuk kembali. Tertunda dua jam karena badut ini.”

Follow Berita Okezone di Google News

Ditambahkan oleh si pengunggah, “Mereka sekarang masuk dalam daftar dilarang terbang.”

MailOnline telah menghubungi Frontier Airlines untuk memberi komentar. Diketahui, insiden ini jauh dari pertama kalinya adegan kekerasan dan perilaku buruk terjadi di salah satu pesawat maskapai. Tahun lalu, perkelahian liar terjadi antara dua penumpang yang mencoba keluar dari penerbangan di Bandara Internasional Miami.

Kiera Pierre Louis, menggunakan nama hip-hopnya Milli Miami, merekam seluruh kejadian itu yang pecah saat penerbangan Frontier Airlines mendarat dari Philadelphia. Dia mengatakan kepada Local 10 News, seorang pria kulit putih menjadi marah pada seorang penumpang kulit hitam.

Pria berkulit putih itu berpikir, pria kulit hitam ini terlalu lama mengambil barang bawaannya dari tempat sampah dan menghalangi jalan keluarnya. Pria kulit putih itu pun, melontarkan pukulan pertama dan memanggil penumpang kulit hitam dengan panggilan sedikit kasar.

Ilustrasi

“Aku tidak percaya apa yang sedang terjadi. Anda bisa melihat pria kulit putih di atas penumpang kulit hitam, dan memukulinya di antara kursi,” jelasnya.

Lanjut Pierre Louis, “Pramugari terlibat, istri orang kulit putih terlibat, putranya, saya percaya pacar putranya, dan semua orang terlibat.”

Dia juga mencatat, jika pria kulit putih yang dilaporkan memulai perkelahian diizinkan meninggalkan pesawat, sedangkan pria kulit hitam disuruh tetap tinggal.

“Rasisme, tentu saja. Penumpang kulit hitam harus menunggu di pesawat, ketika dia bahkan tidak menyalahkannya, dan polisi saat kami turun dri pesawat berjalan melewati orang itu. Pria kulit putih yang sebenarnya memulai segalanya, “ klaim Pierre Louis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini