Share

Intip 7 Bangunan Paling Futuristis di Qatar, Traveler Wajib Datang!

Kiki Oktaliani, Jurnalis · Senin 28 November 2022 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 408 2716091 intip-7-bangunan-paling-futuristis-di-qatar-traveler-wajib-datang-M4iTb1QXU9.JPG Menara Tornado, Qatar (Foto: Flowcon)

7 BANGUNAN futuristis di Qatar ini wajib Anda kunjungi. Pasalnya, sebagai tuan rumah perhelatan ajang olahraga bergengsi di dunia Piala Dunia 2022, Qatar tak hanya menawarkan budayanya yang kental, melainkan eksotisme wisata di sisi lain dari sebuah negara yang dikemas luar biasa modern.

Qatar di era masa depan telah membangun beragam gedung yang didesain dengan teknologi canggih, yang menjamin sebuah pengalaman tak terlupakan bagi para wisatawan yang datang mengunjungi tempat-tempat ini.

Berikut 7 bangunan paling futuristis di Qatar yang bisa jadi salah satu alternatif tujuan liburan Anda;

1. Al Wahda Arches

Al Wahda Arches merupakan monumen terbesar dan tertinggi yang ada di Qatar. Monumen ini terletak di Lusail Expressway, Onaiza, yang dirancang oleh Erik Behrens. Dengan arsitektur unik, yaitu berbentuk melengkung dengan ketinggian 100 meter. Monumen ini terletak di sepanjang jalan Tol Lusail yang baru dan berfungsi sebagai pintu gerbang ke kawasan bisnis West Bay Doha.

Lengkungan monumen mewakili kombinasi kreatif dari modernitas, warisan, serta pencapaian teknik yang luar biasa. Dasar lengkungannya terdiri dari batu kapur Limra, yang bersumber dan dipasok dari Turki.

Al Wahda Arches

(Foto: iloveqatar.net)

Struktur bangunannya terdiri dari 54 potongan baja besar, dengan berat lebih dari 9.000 ton. Pemasangannya sangatlah rumit, mengingat sudut kemiringan dan ukuran besar secara keseluruhan. Lengkungan yang saling tersambung dengan sebuah jaring-jaring melambangkan Qatar sebagai mutiara penyelaman dan warisan perikanan.

Lusail Expressway dianugerahi sebagai the Engineering News Record (ENR) untuk Proyek Terbaik Global untuk kategori Jalan Raya pada tahun 2018.

2. Qatar National Convention Center (Pusat Konvensi Nasional)

Pusat Konvensi Nasional Qatar ini dirancang oleh arsitek Jepang, Arata Isozaki yang diselesaikan pada tahun 2011. Bagian tengahnya dicirikan oleh tiang-tiangnya yang seperti pohon raksasa, terlihat di dalam dan luar, yang menopang atap bangunan yang menjorok.

Menurut perancangnya, itu dimaksudkan untuk meniru Sidrat al-Muntaha, pohon suci Islam yang diyakini melambangkan akhir dari langit ketujuh.

Qatar National Convention Center ini sudah terbuka untuk umum mulai dari Desember 2011, yaitu tempat pameran terbesar di pusat Timur Tengah yang dapat menampung lebih dari 7.000 orang di tiga aula utama.

Qatar National Convention Center

(Foto: Archdaily)

3. Menara Tornado Pencakar langit

Tornado tower memiliki bentuk seperti jam pasir, yang cukup khas dan mudah untuk dikenali. Menara Tornado dikenal juga dengan nama Menara QIPCO, gedung dengan total lantai sebanyak 52 dan membentang hampir 200 meter ke atas langit. Tak hanya area perkantoran yang ada di gedung ini, melainkan juga restoran yang menawarkan sushi dan juga steak.

Bergerak ke lantai 27, Anda akan menemukan gym, dan jika Anda ingin menjelajahi lebih banyak santapan dengan pemandangan kota-kota di Qatar yang indah, hal tersebut dapat ditemukan di lantai 28.

Dari luar gedung, semua orang dapat menyaksikan spektakulernya pencahayaan yang menyita perhatian seluruh kota. Menara ini terletak di West Bay, Majlis Al Taawon St, Doha, Qatar.

Follow Berita Okezone di Google News

4. Menara Katara

Lusail tampaknya menjadi kawasan deretan bangunan futuristik yang sarat akan makna dari sosial dan kebudayaan negara Qatar sendiri. Tak terkecuali Katara Towers, yang terletak di distrik Lusail Marina. Towers atau menara Katara dibangung sebagai komitmen untuk mengembangkan ikon perhotelan Qatar untuk abad ke-21.

Menara ini dianugerahi peringkat bintang 5 untuk desain dan pembangunan Sistem Penilaian Keberlanjutan Global. Yaitu, sistem sertifikasi berbasis kinerja pertama oleh kawasan Middle East and North Africa (MENA) untuk berbagai jenis proyek infrastruktur.

Katara Towers

(Foto: Instagram/@kataratowers)

5. National Museum of Qatar (Museum Nasional Qatar)

Dirancang oleh Arsitektur Pritzker, arsitek pemenang Hadiah Jean Nouvel, Museum Nasional Qatar adalah bangunan seluas 52.000 meter persegi yang dirancang untuk mencatat masa lalu dan masa kini negara Qatar.

Bentuknya yang khas terbuat dari superstruktur baja yang menopang serangkaian cakram berwarna pasir, saling bertautan untuk membangkitkan formasi mineral mawar gurun.

Bangunan ini selesai pada tahun 2019 di kawasan sipil yang sedang berkembang dengan beberapa institusi budaya lainnya termasuk Museum Seni Islam IM Pei, yang juga masuk dalam daftar ini.

Di dalam, galeri berbentuk tidak beraturan diatur di sekitar halaman, di samping sepasang toko cinderamata besar yang dilengkapi oleh Arsitek Koichi Takada dengan permukaan kayu bergelombang.

6. Perpustakaan Nasional Qatar (Qatar National Library)

Perpustakaan nasional Qatar terletak di kota Pendidikan, Jalan Al Luqta, Doha, Qatar. Perpustakaan ini beroperasi mulai hari Sabtu-Kamis mulai pukul 08.00-20.00 sedangkan pada hari Jumat perpustakaan dibuka mulai pukul 16.00-20.00 waktu setempat.

Perpustakaan Nasional Qatar tak hanya perpustakaan nasional tetapi juga penelitian dan perpustakaan umum.Perpustakaan ini menampung lebih dari 1 juta buku, serta koleksi digital yang luas. Keanggotaan terbuka untuk semua penduduk Qatar dan pengunjung.

Terletak di Kota Pendidikan Doha, koleksi buku bukan satu-satunya daya tarik perpustakaan ini. Setiap bulan, perpustakaan menyelenggarakan hingga 80 acara gratis yang terbuka untuk umum. Anda akan menemukan berbagai macam kegiatan, mulai dari kelompok rajutan hingga pameran seni yang berlangsung di sini. Sebulan sekali, Qatar Philharmonic Orchestra mengadakan pertunjukan publik gratis.

Qatar National Library

(Foto: Archdaily)

7. Menara Doha

Menara Doha yang ikonik, dikenal juga sebagai Burj Doha, menjulang setinggi 238 meter di atas West Bay di Doha, Qatar.

Bentuk lingganya menjulang 46 lantai di atas tanah, dengan 3 lantai lagi yang membentang di bawah tanah. Arsitek Prancis Jean Nouvel, yang mendesain bangunan ini.

Ada satu hal yang unik dari menara ini, yaitu kisi luar dari kolom diagrid menggemakan arsitektur Islam Mashrabiya, dengan desain yang dimaksudkan untuk melindungi bangunan dari panas terik dan residu pasir yang melapisi banyak bangunan kaca di wilayah tersebut. Bangunan ini akan terlihat lebih menakjubkan di malam hari, dengan pencahayaannya yang spektakuler.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini