Share

Kisah Cigerut Kulon, Kampung Mati di Kuningan yang Hanya Dihuni 2 Kepala Keluarga

Dita Mawanda, Jurnalis · Selasa 29 November 2022 01:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 408 2716559 kisah-cigerut-kulon-kampung-mati-di-kuningan-yang-hanya-dihuni-2-kepala-keluarga-iFUrnLcs5d.JPG Dusun Cigerut Kulon di Kuningan, Jawa Barat (Youtube Kang Kliwer)

DUSUN Cigerut Kulon di Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dijuluki sebagai Kampung Mati, karena banyak penduduknya pindah karena khawatir longsor dan tanahnya sering bergerak.

Saat ini, hanya ada dua kepala keluarga (KK) saja yang memberanikan diri tinggal di dusun tersebut. Mereka di kelilingi 79 rumah kosong yang sudah ditinggalkan pemiliknya.

Akibat banyak warga pindah, Cigerut Kulon jadi terkesan angker. Orang-orang penyuka mistis dan wisata horor kadang mengunjungi kampung tersebut.

Baru-baru ini sebuah akun TikTok @cintaallah123httpsvt.tik membagikan perjalannya melihat keadaan Cigerut Kulon. Klip berdurasi 6 menit ini sukses menarik perhatian lebih 20.1 juta penonton dan 634.9 ribu menyukai.

Pengunggah video terkait suasana sepinya kampung mati Cigerut Kulon di tahun 2022 bersama salah satu wanita yang masih menetap tinggal di sini, wanita itu akrab disapa Teh Itang.

Beberapa rumah berukuran besar nampak terbengkalai dan banyak ditumbuhi rerumputan liar tinggi, diketahui para penghuni rumah itu telah dialokasikan ke wilayah yang lebih aman.

Area kampung mati Cigerut yang cukup terjal seperti bertingkat dari atas ke bawah, akses jalan menuju ke bawah pun telah dipenuhi pula dengan tumbuhan hijau liar hampir menutupi jalan setapak untuk pejalan kaki.

Wanita asli penduduk Cigerut ini bercerita, jika dia suka membersihkan akses jalan menuju rumahnya dengan parang, namun akibat musim hujan lantas membuat jalanan kembali ditumbuhi oleh rerumputan hijau. Ditampakkan pula sebuah posyandu yang kosong tak terurus.

“Kalau posyandu tuh, belum kena bencana juga udah kosong itu posisinya,” kata Teh Itang.

Selama perjalanan menuju ke area bawah kampung mati Cigerut, terdapat masjid yang sudah lama tak terawat bahkan rerumputan liar yang menjamur di beberapa dindingnya.

“Ini Teteh berarti, kalau aktivitas keluar siang hari berdua aja sama si dedek berarti ya?” tanya si pengunggah video tersebut.

“Berdua aja,” jawab Teh Itang.

Follow Berita Okezone di Google News

Selama perjalanan mereka, terdapat dua rumah baru yang belum sempat ditinggali namun sudah terkena bencana. Rumah-rumah yang berada di bawahnya pun juga ada, tetapi para penghuninya telah lama meninggalkan rumah mereka.

Tempo lalu, daerah di kampung mati ini masih sedikit bersih namun kini dalam video telah banyak rerumputan hijau tinggi memenuhi lahan kosong seakan menjadi penghuni baru yang tinggal menempatinya. Bangunan-bangunan yang tak berpenghuni juga nampak kokoh dan layak untuk ditinggali.

Masih mengulas kampung mati Cigerut Kulon yang ditinggali dua kepala keluarga dan dikelilingi 79 rumah kosong, sebuah akun TikTok @rengginang kisut membagikan video yang sama. Seorang laki-laki bernama Ardi dengan terbuka menceritakan alasan kampungnya ini menjadi banyak ditinggalkan oleh warganya.

Ilustrasi

“Itu alasannya hanya tidak ada listrik. Tapi kalau kampung tidak ada yang runtuh dan yang ambruk itu hanya jalan sama tiang listrik di bawah,“ tutur Ardi, akrab disapa ‘Abah’.

Sambung Abah Ardi, “Aman di sini. (Rumah Abah) tidak ada yang retak-retak, aman.“

Warga yang telah meninggalkan kampung Cigarut, dikatakan oleh Abah Ardi masih sering datang ke sini untuk bercocok tanam, mulai dari cengkeh, kopi, pisang, hingga kelapa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini