Share

5 Kebiasaan Normal Orang di Indonesia yang Dianggap Buruk di Luar Negeri, Apa Saja?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 01 Desember 2022 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 406 2717892 5-kebiasaan-normal-orang-di-indonesia-yang-dianggap-buruk-di-luar-negeri-apa-saja-sKRctaZ7nz.jpg Tarian Bali (Indonesia Travel)

SETIDAKNYA ada 5 kebiasaan normal yang ada Indonesia tapi justru dianggap kasar di luar negeri. Ya, lain daerah berbeda pula budaya dan kebiasaan orang-orangnya.

Kebiasaan ini jika terlihat oleh orang luar malah memiliki arti berbeda dan dipandang buruk. Padahal, Indonesia memiliki beragam budaya dan adat berbeda-beda. Hal ini mendasari beberapa kebiasaan di Indonesia berbeda dengan wilayah lainnya.

Berikut 5 kebiasaan normal yang ada Indonesia tapi justru dianggap kasar di luar negeri dirangkum dari berbagai sumber:

1. Tersenyum Lebar

Masyarakat Indonesia memang memiliki kebiasaan tersenyum kepada orang lain saat papasan. Hal ini malah dianggap buruk bagi orang luar. Dikarenkan akan memiliki efek negatif saat memberikan senyuman.

Seperti di Rusia malah dianggap sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan. Senyuman ini akan menimbulkan kesan menggoda saat bertemu orang asing. Jadi menebar senyuman hanya bisa dilakukan kepada teman dekat atau keluarga.

2. Menghabiskan Makanan

Kebiasaan menghabiskan makanan dan tidak boleh tersisa ini ternyata memiliki makna berbeda jika harus berhadapan dengan orang beda negara.

Memakan habis makanan yang disuguhkan di China justru dianggap tidak sopan. Ini sebagai tanda kalau tamu merasa makanan yang disuguhkan tuan rumah tidak cukup untuk mengisi perut.

3. Membuka Hadiah di Depan Orang

Bagi orang India, membuka hadiah langsung dihadapan penerima menimbulkan kesan serakah pada si penerima hadiah. Padahal, di Indonesia ini suatu ucapan terima kasih telah diberikan kado. Sunggu berbeda kebiasan India dan Indonesia.

Follow Berita Okezone di Google News

4. Menyalakan Klakson Kendaraan

Klakson kendaraan hanya boleh dibunyikan di Norwegia ketika dalam keadaan darurat . Sedangkan di Indonesia membunyikan klakson bisa kapan saja sesuai kebutuhan. Kebiasaan ini bisa dianggap kasar bagi orang Norwegia.

Ilustrasi

5. Mengacungkan Jempol

Kebiasaan mengacungkan jempol sebenarnya bisa memaknai berbagai hal. Selain ungkapan kerja baik atau menandakan persetujuan dan pengertian yang cenderung bermakna positif. Tapi ternyata hal ini tidak berlaku di Afghanistan, Iran, sebagian area Italia dan Yunani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini