Share

Ini Alasan Kenapa Semarang Dijuluki Kota Atlas

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2022 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 406 2718507 ini-alasan-kenapa-semarang-dijuluki-kota-atlas-KQ52AL0Vy1.JPG Kota Semarang, Jawa Tengah (Foto: Instagram/@meltoy.photo)

INILAH alasan kenapa Semarang dijuluki Kota Atlas yang tak banyak orang ketahui. Lumpia memang sangat melekat dengan ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini, namun tak hanya itu ternyata ada banyak julukan untuk kota ini.

Julukan-julukan yang diberikan untuk kota metropolitan ini tak hanya berasal dari sejarah, kebudayaan dan ciri khas kotanya, melainkan juga dari citra Kota Semarang di mata nasional dan internasional.

Selain julukan Kota Lumpia dan Jamu, kota dengan landmark Lawang Sewu ini juga dijuluki kota Atlas. Lalu, apa alasan Semarang dijuluki Kota Atlas? Untuk mengetahuinya, simak ulasan Okezone berikut ini.

Perlu diketahui, Atlas adalah akronim atau singkatan dari Aman, Tertib, Lancar dan Sehat. Di masa Hindia Belanda (1884), Semarang menjadi salah satu kota penting dalam kegiatan perekonomian.

Semarang
(Foto: Instagram/@novanurp_)

Potensi perekonomian yang besar, membuat kapal-kapal dagang dari berbagai negara berdatangan ke Semarang. tak hanya berdagang, melainkan juga membawa pengaruh budaya dan agama melalui media akulturasi budaya, salah satunya adalah melalui pernikahan dengan warga lokal.

Meski mayoritas warganya beragama Islam, namun lantaran aktivitas perdagangan tersebut menciptakan kelompok-kelompok penganut agama baru. Berkembang secara perlahan, keberadaan tempat ibadah selain Masjid menjadi buktinya.

Di masa-masa inilah, Semarang menjadi kota yang dikenal dengan kemajemukannya akibat sentuhan berbagai budaya yang dibawa oleh para pedagang yang berasal dari Arab, India, Tiongkok hingga Belanda (Eropa).

Follow Berita Okezone di Google News

Kondisi ini lalu menjadi salah satu faktor semboyan Atlas dicanangkan agar masyarakat Semarang bisa menjaga kondisi kota Semarang dengan keindahan dan kemajemukan yang sudah dibangun sejak lama.

Tak hanya pada agama dan kebudayaan, pengaruh dari pedagang-pedagang tersebut juga ada pada keragaman kuliner Kota Semarang. Salah satunya adalah lumpia yang merupakan jajanan perpaduan kebudayaan Jawa dan Tionghoa.

Semarang

(Semarang, Foto: Siska Maria E/Okezone)

Tak sekadar julukan, Kota Atlas telah menjadi semboyan yang digunakan pemerintah kota (pemkot) selama bertahun-tahun.

Semboyan ini pun digencarkan sejak masa kepemimpinan Muhammad Ismail yang kala itu menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah selama dua periode, yakni dari tahun 1983-1993 dan disetujui oleh Pemerintah Kota Semarang.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini