Share

Kenapa Banyuwangi Sering Disebut Kota Santet? Simak Asal Muasal Sejarahnya

Cita Zenitha, Jurnalis · Minggu 04 Desember 2022 21:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 408 2719375 kenapa-banyuwangi-sering-disebut-kota-santet-simak-asal-muasal-sejarahnya-8lyfX5AjgM.jpg Taman Nasional Alas Purwo di Banyuwangi, Jawa Timur (Foto: Disparbud Banyuwangi)

KABUPATEN Banyuwangi terkenal dengan keindahan alamnya. Sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Jawa Timur, Banyuwangi punya banyak tempat wisata menarik. Tapi, Banyuwangi punya sebutan unik yakni Kota Santet. Bagaimana asal-usul sebutan ini?

Banyuwangi yang terletak di sisi paling timur Pulau Jawa populer dengan julukan The Sunrise of Java. Masyarakat di Banyuwangi dapat menyaksikan matahari terbit lebih dulu dibandingkan warga daerah lain di Jawa.

Selain itu, Banyuwangi juga kental dengan budaya mistisnya. Bahkan ada perkumpulan dukunnya.

 BACA JUGA:7 Julukan Banyuwangi, Permata di Ujung Timur Pulau Jawa

Sejarah Banyuwangi disebut Kota Santet bermula dari tragedi pembantaian masyarakat pada Februari hingga September 1998, yang menewaskan sekitar 1.000 orang. Dari beberapa keterangan, pembunuhan tersebut dilakukan oleh dukun yang melakukan praktik ilmu hitam.

Belum diketahui motif dari pembantaian masyarakat Banyuwangi itu. Namun, berdasarkan hasil investigasi, korban pembunuhan mayoritas berasal dari pemuka agama, kiyai, tokoh masyarakat, dan guru ngaji.

 Ilustrasi

Sejak dulu Banyuwangi sudah terkenal sebagai kota santet. Praktik ilmu hitam dan kekuatan mistis merajalela. Tak sedikit, orang luas Banyuwangi datang untuk memperoleh kekuatan gaib.

Berdasarkan rumor yang tersebar, pelaku insiden mengenaskan itu berasal dari warga sipil. Tetapi, banyak juga yang mengatakan pelakunya adalah warga sipil dan sosok lain sebagai ninja.

Sosok ninja tersebut berpakaian serba hitam dan menggunakan senjata. Ada pula yang mengatakan bahwa ninja itu dapat terbang, melompat, dan menghilang.

 BACA JUGA:8 Julukan Kota Madiun, Kampung Pencak Silat Dunia

Saat pembantaian itu terjadi seluruh lampu mendadak mati. Seketika, banyak nyawa berjatuhan dalam keadaan tragis.

Bertepatan dengan tragedi pembunuhan, di Banyuwangi bermunculan banyak orang gila. Tetapi, mereka tidak sama seperti orang gila pada umumnya. Mereka dapat menjawab pertanyaan seperti orang normal.

Follow Berita Okezone di Google News

Namun, ketika ditanya mengenai identitas diri, mereka mengamuk seperti orang kesurupan. Masyarakat berspekulasi bahwa mereka berkaitan dengan tragedi pembunuhan. Pasalnya, orang gila akan menghilang ketika tragedi pembunuhan berlangsung.

Menurut hasil penyidikan, insiden tragis tersebut terjadi karena masalah politik. Sayangnya, hingga saat ini belum terungkap dalang dari pembunuhan tersebut.

 

Walau demikian, Banyuwangi tetaplah kota dengan ragam pariwisata menarik. Pelancong dapat mengambangi pantai, goa, keindahan hutan, dan lainnya.

Demikian sejarah kenapa Banyuwangi disebut kota santet.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini