Share

8 Spot Wisata di Planet Mars yang Bisa Diexplore di Masa Depan, Ada Bukit Hantu

Tangguh Yudha, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2022 20:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 408 2719622 8-spot-wisata-di-planet-mars-yang-bisa-diexplore-di-masa-depan-ada-bukit-hantu-88ipV38lZW.jpg Ilustrasi planet Mars (Foto: Activist Post)

MARS adalah planet yang sangat kontras yang mencakup gunung berapi besar, ngarai yang dalam, dan kawah misterius yang di dalamnya disinyalir memiliki air yang mengalir. Dengan segala keunikannya, Mars menjadi lokasi yang luar biasa.

Setidaknya ada beberapa spot wisata yang tersedia di planet Mars yang bisa dijelajahi wisatawan masa depan. Lantas apa saja itu?

Berikut adalah 8 spot wisata di planet Mars sebagaimana dirangkum dari Space, Jumat (2/12/2022):

1. Olympus Mons

Olympus Mons adalah gunung berapi paling ekstrim di tata surya. Terletak di wilayah vulkanik, ukurannya hampir sama dengan negara bagian Arizona. Meski ekstrim, Olympus Mons relatif mudah didaki karena kemiringannya hanya 5%.

 BACA JUGA:6 Alasan Kenapa Paris Disebut Kota Cinta dan Destinasi Paling Romantis di Dunia

Tinggi Olympus Mons mencapai 25 km membuatnya hampir tiga kali tinggi Gunung Everest di Bumi. Di puncaknya terdapat depresi spektakuler selebar 85 km, dibentuk oleh ruang magma yang kehilangan lava.

 Ilustrasi

Planet Mars

2. Tharsis

Tak jauh dari Olympus Mons, terdapat juga spot wisata gunung berapi lainnya yaitu gunung berapi Thatsis. Thasis merupakan gunung berapi raksasa dengan lebar 4.000 km yang memiliki anak gunung berapi lainnya sebanyak 12 gunung.

Seperti Olympus Mons, gunung berapi ini cenderung jauh lebih besar daripada yang ada di Bumi. Ini karena Mars memiliki tarikan gravitasi yang lebih lemah yang memungkinkan gunung berapi tumbuh lebih tinggi.

3. Valles Marineris

Mars tidak hanya menampung gunung berapi terbesar di tata surya, tetapi juga ngarai terbesar. Valles Marineris adalah salah satunya yanh memiliki panjang sekitar 3000 km, empat kali lebih panjang dari Grand Canyon.

Para peneliti tidak yakin bagaimana Valles Marineris terbentuk, tetapi ada beberapa teori tentang pembentukannya. Banyak ilmuwan berpendapat bahwa ketika wilayah Tharsis terbentuk, itu berkontribusi pada pertumbuhan Valles Marineris.

 

Lava yang bergerak melalui wilayah vulkanik mendorong kerak ke atas, yang memecah kerak menjadi rekahan di wilayah lain. Seiring waktu, retakan ini berkembang menjadi Valles Marineris.

 BACA JUGA:10 Destinasi Wisata di Eropa yang Jadi Lokasi Syuting Film Terbaik Dunia

4. Kutub Es

Mars memiliki dua kutub es, dengan yang pertama berada di bagian Utara dan yang kedua berada di bagian Selatan. Selama musim dingin, menurut NASA, suhu di dekat kutub utara dan selatan sangat dingin sehingga karbon dioksida mengembun dari atmosfer menjadi es di permukaan.

Prosesnya berbalik di musim panas, ketika karbon dioksida menyublim kembali ke atmosfer. Karbon dioksida benar-benar menghilang di belahan bumi utara, meninggalkan lapisan es air.

Tetapi beberapa es karbon dioksida tetap berada di atmosfer selatan. Semua pergerakan es ini berdampak besar pada iklim Mars, menghasilkan angin dan efek lainnya.

Follow Berita Okezone di Google News

5. Kawah Gale dan Gunung Aeolis Mons

Kawah Gale pertama kali ditemukan saat pendaratan penjelajah Curiosity pada tahun 2012. Wilayah ini diduga kuat merupakan sebuah sungai yang mengering sejak sekian tahun yang lalu.

Berdampingan dengan kawah Gale, ada gunung berapi yang disebut gunung Aeolis Mons atau gunung Sharp. NASA mengungkapkan bahwa gunung berapi ini mengandung molekul organik kompleks dan metana.

6. Medusa Fossae

Medusae Fossae adalah salah satu lokasi paling aneh di Mars, dengan beberapa orang bahkan berspekulasi bahwa itu menyimpan bukti semacam kecelakaan UFO, meskipun sudah dijelaskan bahwa itu hanyalah sebuah endapan vulkanik.

Medusa Fossae berukuran seperlima dari ukuran Amerika Serikat. Seiring waktu, angin memahat bebatuan menjadi beberapa formasi yang indah yang dinamakan sebagai Medusa Fossae.

 Ilustrasi

7. Lereng Lineae

Mers memiliki lereng aneh bernama Lineae yang berlokasi di Kawah Hale. Lereng ini memiliki garis kemiringan berulang, yang cenderung terbentuk di sisi kawah yang curam selama cuaca hangat.

Sayangnya belum diketahui dengan pasti seperti apa kondisi di lereng Lineae mengignat belum ada penelitian yang dilakukan di sana. Yang jelasndiduga mrngandung mikroba asing, yang dapat menyebabkan kontaminasi.

8. Bukit Hantu

Mars adalah planet yang sebagian besar dibentuk oleh angin akhir-akhir ini, karena airnya menguap saat atmosfernya menipis. Tapi bisa dilihat banyak bukti air masa lalu, seperti wilayah "bukit hantu" yang ditemukan di Noctis Labyrinthus dan cekungan Hellas.

Para peneliti mengatakan daerah ini dulunya memiliki bukit pasir setinggi puluhan meter. Belakangan, bukit pasir itu dibanjiri oleh lava atau air, yang mengawetkan dasarnya sementara puncaknya terkikis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini