Share

Kapal Pesiar Dihantam 'Ombak Raksasa', 1 Penumpang Tewas dan 4 Lainnya Terluka

Najwa Avifah Octavia, Jurnalis · Selasa 06 Desember 2022 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 05 406 2720802 kapal-pesiar-dihantam-ombak-raksasa-1-penumpang-tewas-dan-4-lainnya-terluka-04C08I4kvv.JPG Kapal Pesiar Viking (Foto: Instagram/@max_shipspotting)

SEORANG penumpang kapal pesiar dilaporkan tewas dan empat lainnya luka-luka setelah gelombang besar menghantam kapal tersebut saat badai.

Kapal Viking Polaris terkena insiden 'gelombang nakal' saat melakukan perjalanan menuju Ushuaia, Argentina, yang merupakan titik awal untuk perjalanan ke Antartika.

Perusahaan pelayaran berwenang belum mengungkap identitas maupun kewarganegaraan penumpang yang meninggal tersebut, termasuk penyebab kematiannya.

Namun, media Argentina melaporkan bahwa korbannya adalah seorang wanita Amerika berusia 62 tahun. Ia meregang nyawa usai terkena serpihan pecahan kaca.

Ombak raksasa telah menghancurkan beberapa panel kaca di atas kapal. Empat penumpang yang terluka dirawat di pesawat oleh staf medis saat evakuasi lantaran mengalami cedera ringan.

Kapal Pesiar Viking Polaris

(Foto: Viking Cruises)

“Dengan sangat sedih kami mengonfirmasi seorang tamu meninggal setelah insiden itu. Kami telah memberi tahu keluarga tamu dan berbagi simpati terdalam kami,” sebut perusahaan pelayaran Viking Cruises dalam sebuah pernyataan.

Viking Cruises saat menegaskan, pihaknya tengah menyelidiki fakta seputar insiden ini.

Salah seorang saksi mata, Anh Mah asal Topeka, Kansas yang berada di atas kapal berujar bahwa kejadian tersebut tak ubahnya seperti bangunan rumah yang terguncang sangat keras. “Maksud saya, itu seperti (terdengar) bunyi gedebuk,” ujarnya singkat.

Kapal pesiar itu mengalami kerusakan ringan dan berlabuh di lepas Pantai Ushuaia, sekitar 3.200 kilometer dari Ibu Kota Buenos Aires, dengan beberapa jendela pecah di sampingnya, demikian lapor AFP.

Follow Berita Okezone di Google News

Para ilmuwan sering menyebut rogue wave sebagai gelombang badai ekstrem yang datang entah dari mana, seringkali ke arah yang tidak dapat diprediksi, dan dapat terlihat seperti dinding air yang curam, hingga dua kali ukuran gelombang di sekitarnya.

Ombak mematikan yang langka ini pernah muncul sebagai mitos yang diberitakan oleh para pelaut atau penjelajah. Penjelajah kutub, Ernest Shackleton menulis dalam bukunya tentang monster "besar" yang ditemuinya di Antartika pada tahun 1916.

Namun, para ilmuwan telah mempelajari lebih banyak dalam beberapa tahun terakhir, mempelajari bagaimana mereka berkembang dan bagaimana memprediksi dinding air yang dapat naik bahkan di laut.

Kapal Pesiar Viking Polaris

(Foto: Alexis Delelisi/AFP)

Adapun Viking Polaris diluncurkan pada tahun 2022 dan merupakan kapal terbaru dalam armada perusahaan. Dengan lambung panjang, haluan lurus, dan penstabil sirip, kapal ini dibangun untuk kondisi Antartika dan Arktik yang sulit.

Di atas Kapal Polaris juga terdapat hangar, dan marina tertutup di dalam kapal yang terlindung dari angin, ombak, dan cuaca sehingga semua orang terlindungi saat menaiki kapal pesiar.

Viking Polaris melakukan perjalanan ke berbagai tujuan termasuk Buenos Aires ke Ushuaia, Argentina untuk rencana perjalanan Penjelajah Antartika 13 hari, Toronto ke Milwaukee, AS untuk rencana perjalanan 8 hari Niagara dan Great Lakes, dan pelayaran Duluth AS ke Ushuaia untuk perjalanannya Pesiar Dunia Longitudinal 71 hari.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini