Share

Wisata West Lagoon di Sleman Berbenah, Sambut Kembali Kunjungan Wisatawan

Sri Latifah Nasution, Jurnalis · Selasa 06 Desember 2022 01:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 05 406 2721069 wisata-west-lagoon-di-sleman-berbenah-sambut-kembali-kunjungan-wisatawan-1aCtAxOrkK.jpg West Lagoon di Desa Wisata Mlangi, Sleman, DIY (ANTARA)

TEMPAT wisata ‘West Lagoon’ di Desa Wisata Mlangi, Kelurahan Nogotirto, Kapanewon (Kecamatan) Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai bangkit dan menata diri menyambut kunjungan wisatawan setelah sempat tidak beroperasi akibat pandemi COVID-19.

"Di Desa Wisata Mlangi yang berbatasan dengan Sungai Bedog saat sebelum pandemi terdapat sebuah destinasi bernama 'West Lagoon' yang pernah viral di masa lalu," kata Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Wasita di Sleman, Senin (5/12/2022).

Menurut dia, akibat pandemi COVID-19 destinasi ‘West Lagoon’ mengalami surut sebagaimana destinasi-destinasi yang lain di berbagai wilayah.

 BACA JUGA:7 Tempat Wisata Kece di Malang, Nyesel jika Terlewatkan!

"Kini saat pandemi sudah mulai mereda, pengelola Desa Wisata Mlangi mulai berbenah dan bertekad untuk mulai kembali aktivitas pelayanan desa wisata dengan memadukan antara potensi wisata alam dan budaya," katanya seperti dilansir dari ANTARA.

Ia mengatakan, secara umum potensi tersebut meliputi river tubing, kayak adventure, camping ground, wisata edukasi, wisata budaya, wisata religi, outbound/outing class serta kuliner.

 

"Pembukaan kembali destinasi ini tetap berhati-hati dengan menerapkan protokol kesehatan sebagaimana dianjurkan oleh pemerintah," katanya.

Wasita mengatakan, Desa Wisata Mlangi merupakan sebuah desa wisata yang tersohor dengan potensi wisata religi Masjid Pathok Negoro serta memiliki cukup banyak pondok pesantren. Tidak heran jika kemudian wilayah ini disebut sebagai "kampung santri".

 BACA JUGA:7 Tempat Wisata Ciamik di Batam yang Bikin Turis Betah Berlama-lama

"Berbagai potensi ekonomi kreatif pun banyak dihasilkan dari desa wisata ini yang kemudian dijual diberbagai lokasi wisata lain, bahkan termasuk juga sebagai penyetor berbagai komoditas atau produk UMKM yang dijual di kawasan Malioboro Yogyakarta," katanya.

Ia mengatakan, pada Sabtu, 3 November 2022, pengelola Desa Wisata Mlangi mulai membuka lagi aktivitas pelayanan yang ditandai dengan pemotongan tumpeng.

Follow Berita Okezone di Google News

Koordinator operasional Wisata Mlangi Mugihadi mengatakan pihaknya menawarkan 15 paket wisata yang akan dijual, yaitu meliputi river tubing, kayak, wisata edukasi bambu, wisata edukasi perikanan, dan wisata edukasi ekonomi kreatif.

"Ada juga wisata edukasi cooking class, wisata edukasi kaligrafi, wisata edukasi morfologi Sungai Bedog, wisata edukasi mengenal dunia pondok, wisata edukasi belajar Bahasa Arab, wisata edukasi belajar kitab kuning, wisata sejarah Masjid Pathok Negoro dan Kyai Nuriman, wisata budaya Kojan Mlangi, camping, dan permainan outbond," katanya.

 Ilustrasi

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid mengharapkan pihak pengelola lebih mengedepankan kualitas pelayanan kepada wisatawan sehingga diharapkan para wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Mangi merasa puas dan berkeinginan untuk datang kembali melakukan kunjungan ulang.

"Selain itu juga diharapkan paket layanan yang memanfaatkan aliran Sungai Bedog yaitu river tubing dan kayak benar-benar diperhatikan dan diutamakan aspek keamanannya, mengingat berkaitan dengan cuaca pada musim hujan," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini