Share

Ilmuwan Temukan Petunjuk Baru Hilangnya Amelia Earhart, Pilot Wanita Tangguh yang Lenyap di Samudera Pasifik

Tangguh Yudha, Jurnalis · Selasa 06 Desember 2022 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 406 2721364 ilmuwan-temukan-petunjuk-baru-hilangnya-amelia-earhart-pilot-wanita-tangguh-yang-lenyap-di-samudera-pasifik-8AMMRsNeNd.JPG Amelia Earhart, pilot wanita yang hilang di Samudera Pasifik pada 1937 (Foto: Corbis)

AMELIA Earhart, seorang pilot wanita pertama yang terbang sendiri menyeberangi Samudera Atlantik begitu melegenda.

Namanya hingga saat ini masih kerap dibicarakan sejak hilang secara misterius di Samudera Pasifik di dekat Pulau Howland dalam usaha untuk melakukan penerbangan keliling dunia tahun 1937 silam.

Terdapat banyak spekulasi dan teori tentang hilangnya Amelia Earhart mulai dari dikatakan bahwa dia mendarat darurat di Samudera Pasifik hingga mati terdampar setelah mendarat.

Namun semuanya masih belum bisa dibuktikan secara ilmiah dan jasad Amalia Earhart sampai detik ini keberadaannya masih misterius.

Baru-baru ini muncul petunjuk baru yang mana ilmuwan forensik telah menemukan huruf dan angka yang terukir pada panel aluminium yang ditemukan di sebuah pulau terpencil di dekat tempat pesawat Amelia Earhart hilang. Diduga kuat petunjuk baru ini bisa mengungkap misteri hilangnya Earhart sejak 85 tahun yang lalu.

Pilot Wanita Amelia Earhart

(Foto: Getty Images)

Melansir dari Metro, panel tersebut sebenarnya telah ditemukan di pulau Nikumaroro pada tahun 1991 lalu. Pada panel memuat penandaan seperti 'D24', 'XRO' dan '335' atau '385' yang mungkin saja menunjukkan tanda kapan panel dipasang atau sebagai bagian dari penandaan perbaikan.

Potongan panel yang sudah terkorosi itu juga memiliki tusukan paku keling yang mirip dengan pesawat Lockheed Electra Earhart tetapi bukan 'pasangan yang tepat'. Para ilmuwan berpikir tanda-tanda itu mungkin berhubungan dengan kode manufaktur dan sedang bekerja untuk mencoba dan melacak asal-usulnya.

"Kami menemukan apa yang tampak seperti tanda cap atau cat yang mungkin berasal dari pabrikan aslinya," ungkap Direktur Pusat Ilmu dan Teknik Radiasi, Kenan Ünlü di Penn State.

Follow Berita Okezone di Google News

Jika Ünlü dan timnya dapat memastikan pelat itu adalah bagian dari pesawat penerbang, itu akan mematahkan beberapa teori konspirasi yang lebih aneh, seperti Earhart yang bertahan dan kembali ke AS dengan nama palsu yang selama ini diyakini masyarakat dunia.

"D24 dan 335, atau mungkin 385. Kami tidak tahu apa artinya, tetapi itu adalah informasi baru pertama dari panel ini yang telah diperiksa oleh berbagai ahli dengan teknik ilmiah yang berbeda selama lebih dari 30 tahun," kata Dr Ünlü.

Ditemukannya panel aluminium juga akan memberi bobot pada teori bahwa pilot terkenal itu memang berhasil sampai ke Nikumaroro dan meninggal di sana.

Amelia Earhart

(Foto: californiamuseum.org)

Teori ini menjadi populer ketika tulang manusia ditemukan di pulau itu pada tahun 1940 yang mana tulang-tulang itu akhirnya hilang sebelum dapat diuji.

Sekadar informasi, Amelia Earhart yang lahir di Atchison, Kansas, pada tahun 1897 bekerja sebagai sopir truk, fotografer, dan stenografer.

Dari tiga pekerjaannya ini, ia mendapat gaji dan memutuskan untuk ikut sekolah penerbangan hingga sukses melintasi Samudera Atlantik pada tahun 1932, melakukan perjalanan dari Harbour Grace ke Derry di Irlandia Utara dalam waktu 14 jam 56 menit.

Amelia Earhart juga orang pertama yang terbang solo alias seorang diri dari Honolulu, Hawaii ke Oakland, California pada 1935.

Infografis Turbulensi Pesawat

Setelah banyak prestasi ditorehkan, Earhart kemudian menghilang secara misterius pada Juli 1937 setelah lepas landas dari Lae, New Guinea, 22.000 mil dalam perjalanan keliling sejauh 29.000 mil. Hingga kini, misteri hilangnya pilot wanita tangguh itu masih juga belum terpecahkan.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini