Share

Jateng Maksimalkan Wisata Religi untuk Gaet Wisatawan, Ganjar: Potensinya Sangat Besar

Kiki Oktaliani, Jurnalis · Selasa 06 Desember 2022 13:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 406 2721571 jateng-maksimalkan-wisata-religi-untuk-gaet-wisatawan-ganjar-potensinya-sangat-besar-4lj2KskjLZ.jpg Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Kemenparekraf (MPI/Kiki)

PROVINSI Jawa Tengah siap menggarap maksimal potensi wisata religi atau wisata sejarah untuk menarik minat wisatawan terutama dari mancanegara. Bukan hanya menyasar turis Muslim, tapi juga dari Hindu dan Buddha.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan wisata religi sudah dipaketkan untuk ditawarkan ke wisatawan. Hal itu disampaikannya di sela peluncuran 100 Paket Wisata Nusantara (Pak Wisnu) oleh Kemenparekraf.

“Ini potensi yang sangat besar, ziarah. Saya pernah ditanya kawan-kawan di Malaysia ingin sekali ziarah ke beberapa tempat di Jawa Tengah, yang kini telah dipaketkan seperti Paket Ziarah Wali Songo” kata Ganjar Pranowo saat Weekly Brief With Sandiaga Uno, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (5/12/2022).

Ganjar menambahkan bahwa, animo kunjungan wisatawan semakin meningkat ketika mengetahui saat kunjungan wisatawan diselenggarakan salawatan.

“Sebenarnya kalau kita lihat, tempat-tempat ziarah atau wisata religi itu gak kalah luar biasa. Jadi, kalau pikniknya lokal mereka banyak menabung. Apalagi kalau pas mereka kunjungan ke sana ada shalawatan, tambah ramai,” ujarnya.

Dirinya bahkan berharap dapat mengumumkan 10.000 kunjungan dalam satu moment.

Tak hanya destinasi wisata Islami. Jawa Tengah juga punya Gunung Lawu dan Dataran Tinggi Dieng yang bisa diziarahi wisatawan Hindu. Kemudian ada Candi Borobudur, Candi Prambanan untuk turis Buddha juga Hindu.

“Adapun rencana yang di Borobudur, ada di Prambanan. Bahkan kawan-kawan dari Hindu itu ternyata jauh lebih banyak, umpama yang dari Bali ini ke lereng Gunung Lawu, Candi Sukuh, Candi Cetho, itu ternyata luar biasa. Termasuk di Dieng,” ungkap Ganjar.

Ganjar juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah merencanakan pengoptimalan wisata religi, dan tinggal menggabungkannya dengan program dari kementerian saja.

“Tentu saja paketnya tidak hanya yang di Jawa Tengah, tetapi juga Cirebon sampai Jawa Timur. Kalau ditanya sudah ada rencananya belum? Sudah. Tinggal kita mau gabungkan nanti dengan program dari Kementerian sehingga kalau kita mau promo saya kira ini momentum yang paling bagus untuk kita keluar ke tetangga” tukas Ganjar.

Follow Berita Okezone di Google News

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menambahkan pesona wisata ziarah sembilan Wali ditambah yang ke sepuluh adalah kunjungan ke makam Gusdur dalam sehari saja bisa menarik 10.000-15.000 pengunjung, apalagi kalau dipaketkan dengan acara shalawatan atau prosesi wisata religi yang lain yang sudah dapat dipastikan akan meraup kunjungan wisatawan dalam jumlah yang lebih besar lagi.

Sandi mengungkapkan dalam pengembangan di masing-masing destinasi ini sendiri, PR utamanya adalah toilet dan tempat parkir, yang merupakan infrastruktur dasar.

“Tapi kami akan bekerja sama dengan Kementerian PUPR, karena sesuai arahan presiden bahwa wisatawan nusantara harus dimanjakan. Oleh karena itu Pak Wisnu ini harus kita berikan layanan terbaik, jadi kita akan anggarkan revitalisasi pembangunan kesiapan infrastruktur dasar di destinasi-destinasi wisata religi ini” tandas Sandi.

Ilustrasi

Paket Wisata Nusantara ini sendiri merupakan sebuah strategi penjualan yang dilakukan oleh Kementerian Pariwisata dengan bekerja sama dengan 34 Provinsi di seluruh Indonesia, yang mana tiap provinsi memberikan tiga paket wisata unggulannya.

Dengan tujuan meningkatkan pergerakan wisatawan mencapai 1,4 miliar pada 2023, sekaligus mengajak masyarakat Indonesia untuk bangga berwisata di dalam negeri atau di Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini