Share

5 Tempat Wisata Cantik di Pulau Buru Maluku, Nomor 4 Cocok Buat yang Suka Petualangan

Kiki Oktaliani, Jurnalis · Rabu 07 Desember 2022 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 408 2721634 5-tempat-wisata-cantik-di-pulau-buru-maluku-nomor-4-cocok-buat-yang-suka-petualangan-NiNBoWgJqE.jpg Pantai Jikumerasa di Pulau Buru, Maluku (Foto: Ivan Tri Wardani)

PULAU Buru punya alam yang indah. Pulau besar di Kepulauan Maluku ini menyimpan banyak spot wisata cantik yang keasriannya masih terjaga karena jarang terekspos dan belum begitu banyak dikunjungi wisatawan. Sangat cocok jadi tempat healing maupun refreshing.

Pulau Buru yang luasnya mencapai 8.473 kilometer persegi bisa ditempuk dalam waktu 8 jam menggunakan kapal ferry dari pelabuhan Galala, Ambon.

Tak hanya terkenal sebagai lumbung padi dan penghasil minyak kayu putih. Pulau Buru memiliki potensi wisata menakjubkan.

Berikut 5 tempat wisata cantik di Pulau Buru :

 BACA JUGA:6 Alasan Kenapa Paris Disebut Kota Cinta dan Destinasi Paling Romantis di Dunia

1. Pantai Jikumerasa

Pantai Jikumerasa atau Djiku termasuk wisata paling populer di Pulau Buru. Letaknya di Kecamatan Lilialy, sekitar 12 Km dari Kota Namlea. Pantai berombak landai ini selalu ramai di akhir pekan.

Pengunjung bisa melihat indahnya gradasi air laut berwarna hijau tosca dan biru yang kontras. Dikelilingi oleh nyiur yang menambah keeksotisan pantai Jikumerasa.

Di sini Anda bisa bersantai di gazebo yang terletak di pinggir pantai sembari menikmati rujak buah khas Maluku, ditambah buah Matoa dengan siraman sambal kacang yang digiling kasar, bercita rasa manis pedas dengan harga per porsi hanya Rp10.000.

Pantai Jikumerasa punya alam bawah laut yang indah sehingga cocok buat snorkeling. Pengunjung bisa bisa menyewa ban pelampung dengan harga sewa Rp10.000 per jam.

Pasir pantai berwarna putih lembut, dengan latar laut biru menjadi spot ber-swafoto terbaik yang didapatkan oleh para pengunjung.

Untuk menikmati keindahan pantai Jikumerasa, pengunjung hanya perlu membayar biaya retribusi sebesar Rp5.000 untuk kendaraan beroda dua dan Rp10.000 untuk mobil. Adapun fasilitas yang ada di tempat wisata ini adalah tempat parkir, toilet umum, dan juga tempat ibadah.

 BACA JUGA:Alasan Las Vegas Dijuluki Kota Penuh Dosa, Destinasi Favorit Penikmat Duniawi

2. Menjelajahi di Bukit Tatanggo

Tempat selanjutnya yang harus Anda jelajahi ketika berada di Pulau Buru adalah menjelajahi bukit Tatanggo. Menawarkan menikmati pemandangan indah kota Namlea dari atas bukit Tatanggo.

Letak bukit Tatanggo cukup mudah untuk ditemukan, dimana bukit ini terletak di sisi kiri jika Anda dari arah Batu Boy 1 km sebelum memasuki kota Namlea. Untuk sampai di atas bukit Anda perlu mendaki puluhan anak tangga yang telah disiapkan oleh pemerintah setempat.

Ilustrasi

Bukit Tatanggo Pulau Buru (MPI/Kiki Oktaliani)

Di atas bukit Anda bisa menjumpai banyak tanaman kayu putih atau eucalyptus yang jika Anda petik sedikit akan mengeluarkan bau segar seperti aroma terapi.

Beberapa aktivitas yang dapat Anda lakukan di bukit Tatanggo adalah piknik bersama teman-teman sambil menikmati hijaunya bukit-bukit yang ada di kawasan wisata tersebut, dengan pemandangan laut di sisi Barat dan Selatan bukit. Waktu yang tepat untuk berkunjung di bukit ini adalah pukul 17.00 WIT. Jika cuaca cerah, Anda dapat menyaksikan indahnya matahari terbenam dari bukit Tatanggo.

Pastikan Anda datang pada hari yang cerah, karena akan sangat berbahaya jika datang pada hari hujan karena medan yang cukup licin. Tidak ada tiket masuk untuk menikmati keindahan tempat wisata ini, sehingga sangat disayangkan jika Anda melewatkan wisata bukit satu ini.

Follow Berita Okezone di Google News

3. Pantai Baikolet

Wisata pantai baru yang letaknya tak jauh dari pantai Jikumerasa, pantai Baikolet juga dikelilingi dengan pantai lain seperti pantai Merah Putih.

Sebagian besar wisata pantai di pulau Buru memiliki pasir pantai berwarna putih dengan air laut yang berwarna biru pekat dan hijau tosca. Di pantai Baikolet Anda bisa menjelajahi pepohonan bakau dengan pemandangan bukit-bukit hijau yang terlihat dekat dari hutan bakau. Untuk menyewa perahu yang disediakan oleh penduduk setempat, Anda hanya perlu membayar Rp50.000 dengan kapasitas 6-7 orang.

 Ilustrasi

Pantai Baikolet (MPI/Kiki Oktaliani)

Anda juga bisa bersantai di gazebo pada pinggiran pantai, sambil menikmati semilir angin pantai yang sejuk dengan deburan ombak yang memecah karang-karang kecil di tepi pantai. Anda bisa berkemah di tepian pantai dan menunggu hingga pagi tiba, untuk melihat matahari terbit dengan latar laut yang menawan.

Untuk masuk ke pantai Baikolet Anda cukup membayar Rp2.000 per orangnya. Sedangkan untuk biaya parkir adalah Rp5.000 untuk kendaraan beroda dua. Letaknya yang dekat dengan pemukiman warga membuat Anda tak perlu repot untuk mencari tempat ibadah seperti masjid.

4. Pantai Wali

Jika Anda menyukai petualangan, Pantai Wali adalah pilihan yang tepat. Terletak di Buru bagian selatan, medan menuju pantai Wali terbilang sulit.

Ilustrasi

Pantai Wali (MPI/Kiki Oktaliani)

Anda harus melalui lembah dengan barisan bukit di sepanjang perjalanan dan jarak pandang terbatas karena kabut yang cukup pekat, mengingat jalur menuju pantai Wali berada di dataran tinggi.

Anda juga akan mendapati beberapa pemukiman penduduk suku Buru, yang masih cukup kental dengan cara hidup tradisional seperti berburu dan memanfaatkan hasil panen dari ladang.

Berbeda dengan beberapa pantai di atas, pantai Wali memiliki pasir pantai berwarna gelap dengan bebatuan kerikil di bibir pantai. Anda bisa menikmati kelapa muda segar yang jatuh langsung dari pohon-pohon di sekitar pantai wali dan dijual dengan harga Rp5.000 per buahnya.

Ombak di pantai wali ini cukup besar apabila di waktu-waktu tertentu. Sehingga jika Anda ingin berenang sangat penting untuk berhati-hati.

Sebelum tiba di pantai Wali, Anda bisa mampir di air terjun Waprea yang berada tepat di pinggir jalan.

 Ilustrasi

5. Teluk Bara

Berada di Kecamatan Air Buaya, Teluk Bara terletak sejauh 117 km dengan jarak tempuh kurang lebih 3 jam dari kota Namlea. Di sini banyak perahu-perahu kecil milik nelayan yang menangkap ikan di teluk tersebut.

Tak jauh dari teluk Bara ada pantai Bara dengan pasir pantai yang tak kalah menawan dengan ketiga pantai di atas. Anda bisa piknik sambil menikmati ikan bakar segar yang ditangkap oleh nelayan setempat. (sal)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini