Share

Angela Tanoesoedibjo Optimis Pariwisata RI Terus Menguat di Tengah Ketidakpastian Global!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 09 Desember 2022 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 09 406 2724002 angela-tanoesoedibjo-optimis-pariwisata-ri-terus-menguat-di-tengah-ketidakpastian-global-0AOQhSxHDv.jpg Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo (Foto: Okezone.com/M/ Sukardi)

WAKIL Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo optimis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia terus menguat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Data index pengembangan perjalanan dan pariwisata 2021 oleh World Economy Forum menjadi salah satu patokannya. Dari data tersebut, diketahui Indonesia naik peringkat dari 44 ke 32 melampaui Malaysia, Thailand, dan Vietnam untuk pertama kalinya.

 BACA JUGA:Angela Tanoesoedibjo : STDev Circle Percepat Pembangunan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

Lalu, data Badan Pusat Statistik (BPS) juga menunjukkan bahwa jumlah kedatangan wisatawan mancanegara hingga Oktober 2022 telah mencapai rekor tertinggi sejak pandemi dengan angka di atas 670 ribu turis.

 

"Jadi, hari ini kita patut bersyukur, karena di tengah ketidakpastian global, tren pemulihan ekonomi Indonesia masih terus berlanjut," kata Angela Tanoesoedibjo di Webinar Biannual Tourism and Sustainable Tourism Development Forum secara daring, Jumat (9/12/2022).

 BACA JUGA:Angela Tanoesoedibjo : Transformasi Digital Jadi Katalisator Utama Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

"Bahkan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terus menunjukkan tren yang kembali menguat," tambahnya.

Meski begitu, dia meminta kepada semua pihak untuk tidak cepat puas, karena masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dituntaskan bersama, terutama isu pariwisata berkelanjutan.

Follow Berita Okezone di Google News

Itu kenapa, Wamenparekraf merilis STDev Circle dengan harapan dapat mendorong percepatan jejaring inovasi serta kolaborasi para pihak agar pembangunan kepariwisataan semakin berkualitas dan semakin berkelanjutan.

 Ilustrasi

Selain itu, menghadirkan ruang diskusi seperti Biannual Tourism and Sustainable Tourism Development Forum diharapkan dapat menjadi wadah yang tepat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyiapkan strategi dan langkah pencapaian agenda pembangunan berkelanjutan melalui upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan aspek pengelolaan, sosial-ekonomi, budaya, dan lingkungan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini