Share

Tips Traveling bagi Penderita Autoimun agar Tidak Kerepotan di Perjalanan

Nur Afifah, Jurnalis · Selasa 13 Desember 2022 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 13 549 2726009 tips-traveling-bagi-penderita-autoimun-agar-tidak-kerepotan-di-perjalanan-vsPZdCnXmb.jpg Ilustrasi (Foto: Freepik)

TRAVELING atau berpergian merupakan hal yang menyenangkan bagi setiap orang. Baik orang sehat maupun orang yang sakit ingin merasakan liburan agar membuat hatinya senang.

Namun, bagi orang yang sakit pasti mengalami kekhawatirannya tersendiri. Misalnya, bisa jadi jika penyakitnya kambuh, Ia akan membuat orang lain merasa kesulitan, khawatir penyakitnya akan semakin parah, dan lain sebagainya.

Jangan khawatir bagi Anda penderita Inflammatory Bowel Disease (IBD) atau autoimun, terdapat beberapa cara agar aman dalam bepergian bersama penderita penyakit tersebut.

Melansir Travel and Leisure, dalam rangka memperingati Pekan Kesadaran Crohn dan Kolitis, berikut merupakan langka dengan penyakit iritasi usus.

Perjalanan dapat menyebabkan stres. Sekitar 3,1 juta orang Amerika yang hidup dengan Irritable Bowel Disease, stres tersebut dapat meningkat karena merawat usus mereka yang menjadi masalah ekstra.

Infografis Traveling

Inflammatory Bowel Disease (IBD) adalah penyakit autoimun yang berawal atau bersarang di saluran pencernaan. Selain itu, akibat dari dua gangguan, melibatkan peradangan kronis pada saluran pencernaan seperti Penyakit Crohn dan Kolitis Ulseratif. Penyakit dapat bervariasi, mulai dari ringan hingga melemahkan.

"Menjadi seorang yang akan siap untuk berpergian, dapat mengurangi stres dan kecemasan," kata Manajer Senior Pendidikan dan Dukungan di Crohn's & Colitis Foundation, Jacquelyn Spencer kepada Travel and Leisure.

"Meski stres dan kecemasan tidak menyebabkan IBD kambuh, hal itu dapat memperburuk gejala yang ada," sambungnya.

Saat bepergian bersama penderita penyakit tersebut, mungkin akan menakutkan. Sebelum memulai perjalanan, Crohn's dan Colitis Foundation merekomendasikan untuk memeriksakan diri ke rumah sakit atau klinik terdekat untuk mendapatkan bantuan medis profesional di tujuan perjalanan mereka.

Jika rencana perjalanan melibatkan perjalanan ke luar negeri, merekomendasikan asuransi kesehatan internasional, yang dapat membantu pasien menavigasi dan membayar perjalanan yang tidak direncanakan ke ruang gawat darurat atau dokter.

Follow Berita Okezone di Google News

Salah satu tips terpenting bagi wisatawan penderita IBD adalah menyimpan semua obat di dalam tas khusus, hal itu dilakukan untuk mengurangi kemungkinan kehilangan bagasi.

Jika para wisatawan perlu membawa obat-obatan yang tidak sesuai dengan aturan umum barang bawaan, maka perlu mencetak kartu Pemberitahuan Disabilitas TSA yang dapat dicetak dan diisi sebelum perjalanan. Ini akan memberitahu petugas bahwa penumpang mungkin nantinya akan memerlukan bantuan khusus saat menavigasi keamanan bandara.

Untuk penumpang yang bepergian dengan pil resep, tidak perlu memberitahu petugas, karena kemungkinan penumpang tidak akan menghadapi pemeriksaan tambahan. Selama obat disaring dengan benar, tidak ada batasan apa yang boleh dibawa oleh penumpang, kecuali obat dalam bentuk cair.

Ada juga hal-hal kecil yang dapat dilakukan pasien untuk membantu meringankan perjalanan mereka, seperti menghubungi maskapai sebelumnya untuk merencanakan makanan yang memenuhi kebutuhan mereka atau meneliti restoran di tempat tujuan yang akan mengakomodasi kebutuhan bagi wisatawan tersebut.

Infografis Kebiasaan Buruk Traveling

Selain itu, penderita IBD sebaiknya menghindari makanan mentah dan memastikan amannya air minum pada tujuan mereka. Dia juga menganjurkan pasien untuk berbicara dengan dokter mereka sebelumnya, jika perjalanan tersebut merupakan perjalanan rutin.

"Ahli gastroenterologi Anda adalah pilot Anda dalam perjalanan IBD Anda," katanya.

"Itu harus menjadi bagian dari rencana perjalanan Anda. Berbicara dengan dokter Anda sebelum bepergian, fokus pada perawatan diri, dan menerapkan strategi dapat membuat Anda keluar dan bepergian," tutup dia.

Itulah tadi sejumlah langkah yang harus dilakukan bagi wisatawan penderita IBD saat traveling. Semoga bermanfaat bagi ya Okezoners.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini