Share

Tradisi Unik Suku Tidung, Dilarang Buang Air 3 Hari Usai Menikah

Sri Latifah Nasution, Jurnalis · Jum'at 20 Januari 2023 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 18 406 2748681 tradisi-unik-suku-tidung-dilarang-buang-air-3-hari-usai-menikah-XmS2IPfisj.jpg Festival Irau suku Tidung di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. (Instagram @esterdanisihite)

TRADISI setiap suku di bumi nusantara sungguh beragam dan unik. Salah satunya adalah tradisi pernikahan tak biasa ala suku Tidung. Mereka dilarang untuk buang air selama prosesi pernikahan.

Suku ini umumnya mendiami Pulau Tarakan, Kalimantan Utara. Namun, sebagai informasi, suku Tidung juga ada di daerah Sabah, Malaysia.

Tradisi menahan buang air tersebut biasanya berlangsung selama tiga hari, sejak prosesi ijab kabul dilakukan. Tidak hanya itu, pasangan pengantin juga dilarang untuk mandi dan keluar rumah.

Bagi pasangan pengantin yang berhasil melaksanakan tradisi tersebut, diyakini akan terhindar dari nasib sial, juga jauh dari perselingkuhan dan perceraian, serta musibah kematian anak ketika masih kecil.

Selama pelaksanaan tradisi tersebut, pengantin tidak bisa diam-diam buang air karena akan ada kerabat atau pemuka adat yang mengawasi.

Untuk mengatasi rasa ingin buang air, umumnya pasangan pengantin akan makan dan minum dengan porsi yang lebih sedikit dari biasanya.

Follow Berita Okezone di Google News

Uniknya, tradisi pernikahan ala suku Tidung tidak hanya sebatas menahan keinginan untuk buang air.

Sebelum melangsungkan pernikahan, pengantin wanita dilarang untuk keluar rumah. Lalu, mempelai pria yang datang tidak tepat waktu ke pernikahannya akan dikenakan denda berupa perhiasan.

Ilustrasi

Sebelum prosesi, pengantin pria juga tidak boleh membuka tirai pembatas antara ia dengan calon istrinya, jika belum menyanyikan lagu-lagu cinta. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini