Share

3 Daerah yang Memiliki Stasiun Terbesar di Jawa Timur, Apa Saja?

Melati Pratiwi, Jurnalis · Jum'at 20 Januari 2023 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 18 408 2748604 3-daerah-yang-memiliki-stasiun-terbesar-di-jawa-timur-apa-saja-auPjbzyvn7.jpg Stasiun Surabaya Gubeng (Foto: heritage.kai.id)

JAWA Timur setidaknya memiliki tiga stasiun besar. Semua itu tersebar di berbagai daerah berbeda.

Ada beberapa faktor mendasari tiga stasiun berikut ini digadang-gadang menjadi stasiun yang paling besar di Jawa Timur. Tanpa berlama-lama lagi, daerah Jawa Timur mana saja sebenarnya yang memiliki stasiun terbesar? Simak daftarnya.

1. Surabaya

Surabaya menempati urutan pertama stasiun terbesar di Jawa Timur. Bahkan bukan hanya sekedar di provinsi itu saja, Stasiun Surabaya Gubeng juga disebut sebagai yang terbesar di Indonesia.

 BACA JUGA:6 Rekomendasi Destinasi Keren Bertema Pecinan, Buruan Merapat Habiskan Libur Imlek

Stasiun Surabaya Gubeng sendiri punya dua sisi dengan fungsional berbeda. Sisi barat merupakan tempat keberangkatan maupun kedatangan kelas ekonomi serta ekspres.

 

Sementara kelas Bisnis dan eksekutif ditempatkan di sisi timur. Selain itu, Stasiun Surabaya Gubeng juga menyediakan Balai yasa Lokomotif atau simpelnya disebut bengkel kereta api.

 BACA JUGA:Wajib Masuk Bucket List 2023, Ini Ide Liburan di 5 Destinasi Wisata Favorit Indonesia!

2. Malang

Daerah Malang, Jawa Timur memiliki salah satu stasiun kereta api terbesar di Indonesia. Stasiun ini sudah berdiri sangat lama yakni sejak tahun 1941.

Terletak di Kelurahan Kidul Dalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Stasiun ini dikenal juga dengan nama 'Malang Kota Baru'.

Di Stasiun Malang setidaknya ada 12 jalur yang dipakai untuk memfasilitasi perjalanan kereta jarak jauh.

Follow Berita Okezone di Google News

3. Madiun

Stasiun terbesar ketiga Jawa Timur ada di Madiun. Tak sekedar menyandang gelar 'terbesar' di daerahnya, stasiun ini juga menjadi yang tertua.

 Ilustrasi

Bayangkan saja, Stasiun Madiun sudah ada sejak tahun 1897. Mulanya, stasiun ini dipakai guna mengangkut hasil perkebunan zaman kolonial Belanda.

Tapi lambat laun, fungsi stasiun berubah sebagai jalur perjalanan kereta api jarak jauh maupun komuter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini