GUNUNG merupakan tempat yang cocok untuk bermeditasi dan menyehatkan badan. Selain bisa mendapatkan ketenangan, gunung jadi tempat yang pas untuk berpetualang sambil hiking.
Mendaki gunung sudah menjadi bagian dari kegiatan traveling yang digemari banyak orang. Selain mencari kepuasan lewat suasana dan panorama alam yang ditawarkan, beberapa orang merasa lebih tertantang untuk melakukan perjalanan menuju puncak gunung dengan segala kesulitan yang dihadapinya.
Namun, tahukah Anda bahwa mendaki gunung tidak hanya sebatas mendaki. Ada beberapa peraturan serta mitos yang sudah beredar di kalangan mendaki gunung. Salah satunya adalah mengenai kisah mistis dan nasib sial saat mendaki gunung dengan jumlah ganjil.
Mitos ini diperkuat setelah banyak konten misteri yang mengangkat sisi mistis saat pendakian gunung berjumlah ganjil.
Ada larangan tidak tertulis di beberapa gunung di Indonesia terkait mendaki gunung dalam jumlah ganjil. Misalnya, di Gunung Lawu, Gunung Slamet, Gunung Arjuno, Gunung Welirang dan Gunung Semeru.
Berdasarkan mitos yang beredar, pendaki yang memaksakan diri naik ke gunung tersebut dengan jumlah ganjil biasanya akan bernasib buruk. Lantas mengapa demikian?
Mengutip Quora, sebagian masyarakat meyakini bahwa angka ganjil memiliki kekuatan magis, di antaranya ada yang berpendapat akan mendapat kejadian aneh dan juga kejadian yang tidak menyenangkan apabila mereka berhubungan dengan angka ganjil.
Hal ini dikarenakan sebagian masyarakat terutama di Pulau Jawa mempercayai bahwa mendaki dengan jumlah ganjil bersifat konotatif.
Follow Berita Okezone di Google News