Share

Sebut Tahun Politik Bagus untuk Pariwisata, Sandiaga Uno: Undang Caleg ke Kafe!

Antara, Jurnalis · Jum'at 20 Januari 2023 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 19 406 2749110 sebut-tahun-politik-bagus-untuk-pariwisata-sandiaga-uno-undang-caleg-ke-kafe-wCGQopXrql.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyebut, pada tahun 2023 yang merupakan tahun politik ini industri pariwisata berpotensi mengalami perkembangan yang bagus, karena banyaknya partai politik yang menggelar kegiatan di hotel-hotel.

"Ini mungkin kesempatan kita untuk menyampaikan bahwa politik justru bagus untuk pariwisata dan ekonomi kreatif karena pasti banyak banget kegiatan di hotel-hotel," kata Sandi dalam acara Indonesia Tourism Outlook 2023 belum lama ini.

Sandiaga Uno di kafe

(Foto: Kemenparekraf)

Ia berharap sejumlah acara politik dilakukan di kafe-kafe serta mengundang para calon anggota legislatif membuat acara di lokasi tersebut.

Di kafe, lanjut Sandiaga Uno, para calon anggota legislatif (caleg) dapat menggelar kegiatan yang memberdayakan serta kegiatan yang bertema pelatihan.

Sandi juga menilai era politik masa kini sudah berubah total, di mana era politik yang memecah belah telah ditinggalkan generasi muda, politik yang tidak bersuka cita sudah mulai ditinggalkan oleh milenial. Sehingga menurutnya, politik haruslah menggembirakan.

Follow Berita Okezone di Google News

"Mereka maunya happy-happy di Marawa. Marawa ini bisa jadi tempat diskusi, walaupun minumnya teh jahe," kelakar mantan Wagub DKI Jakarta itu.

Untuk itu pihaknya mendorong berbagai upaya pada tahun 2023 ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk berinvestasi di destinasi wisata unggulan Indonesia, serta terdapat target pemerintah tahun 2024 terbuka 4,4 juta lapangan kerja di sektor pariwisata.

Menparekraf Sandiaga Uno

(Foto: Kemenparekraf)

Ia pun mendorong para investor untuk bisa berinvestasi di lima destinasi super prioritas, 10 destinasi prioritas pariwisata, dan 8 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata.

"Selain itu juga masih ada 12 suistanable tourism project yang bisa didorong," demikian Sandi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini