Share

Unik! Ini 6 Tradisi Orang Jawa Sambut Bulan Rajab

Annastasya Rizqa, Jurnalis · Selasa 24 Januari 2023 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 23 406 2751356 unik-ini-6-tradisi-orang-jawa-sambut-bulan-rajab-bMw3hMZmAN.jpg Tradisi Nyadran Arwah di Sigran, Kemiri, Kaloran, Temanggung, Jawa Tengah. (Foto: ANTARA/Anis Efizudin)

RAJAB salah satu dari empat bulan haram atau mulia dalam Islam yang banyak sekali keistimewaannya. Kali ini, 1 Rajab 1444 Hijriah jatuh pada Senin 23 Januari 2023.

Dalam Islam ada empat bulan haram; Muharram, Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Dalam bulan-bulan ini, orang beriman sangat dilarang berperang atau jihad kecuali membela diri. Kemudian dianjurkan memperbanyak amal ibadah karena ada ganjaran pahala berlipat ganda serta menjauhi maksiat sebab ancaman hukumannya lebih berat.

Maka tak heran, Muslim seluruh dunia termasuk di Indonesia sangat menganggungkan bulan haram. Masuarakat Jawa yang mayoritas Muslim punya tradisi sendiri menyambut bulan Rajab yang dianggap penuh berkah. Beberapa tradisi itu cukup familiar di Nusantara.

 BACA JUGA:Tradisi Malam Pertama di Vietnam, Pengantin Bercinta Ditemani Keluarga

Penasaran, apa saja tradisi yang dilakukan orang Jawa saat menyambut bulan Rajab? Berikut informasinya.

1. Minta Hajat

Di Nganjuk, Jawa Timur, warga di sebuah desa rela berjalan kaki hingga berkilometer untuk mengarak dua orang sinden ke makam seorang tokoh leluhur mereka di puncak Gunung Perahu.

 Ilustrasi

Ilustrasi orang berdoa.

Hal itu dilakukan tepat di tanggal 1 Rajab. Kemudian, mereka akan menyampaikan segala permintaannya, sementara dua sinden tersebut akan menyanyikan tembang-tembang Jawa dengan iringan musik mulut.

Mereka mengaku terus melakukan tradisi itu saat menyambut bulan Rajab. Warga setemoat masih percaya bahwa ketika mereka tidak melakukann maka akan ada bencana yang datang.

 BACA JUGA:Intip Kemeriahan Tradisi Imlek di Berbagai Negara Asia Termasuk Indonesia

2. Rajaban Dukuh

Selanjutnya ada tradisi Rajaban Dukuh di Wonorasi. Tradisi ini biasa dilakukan di Jumat Kliwon pada bulan Rajab.

Saat upacara dimulai, warga wajibkan datang membawa kemenyan. Mereka juga harus membawa sajian seperti ayam, nasi tumpeng, pisang dan masih banyak lagi. Nantinya makanan tersebut akan disantap bersama sembari membaca tahlil dan doa.

3. Tradisi Ambengan

Kemudian ada tradisi Ambengan yang masih dilakukan orang Jawa saat menyambut bulan Rajab. Tradisi itu dilakukan warga sebagai bentuk syukur atas berkah yang diberikan Allah di bulan Rajab.

Bulan Rajab juga dikenal sebagai momentum Isra Mi’raj yang dilakukan Nabi Muhammad SAW. Maka, tradisi Ambengan ini dilakukan pada saat perayaan Isra Mi’raj digelar. Nantinya, warga akan datang berbondong-bondong sembari membawa makanan.

Follow Berita Okezone di Google News

4. Nyadran

Selanjutnya ada tradisi Nyadran. Tradisi itu dilakukan di setiap hari kesepuluh di bulan Rajab atau ketika datang bulan Sya’ban.

Tradisi ini merupakan ziarah ke makam orang terdekat yang sudah lebih dahulu meninggalkan dunia. Peziarah akan membawa bunga dan berdoa di pusara makam. Setelahnya, mereka akan melangsungkan keduri atau makan-makan dengan beragam lauk pauk yang disiapkan.

5. Malam Baro’atan (Beratan)

 

Tradisi ini cukup terkenal dilakukan orang Jawa untuk menyambut bulan Rajab, khususnya di di Kecamatan Kalinyamatan dan Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara.

 Ilustrasi

Malam Beratan ini merupakan momen di mana muda mudi dan anak-anak berkeliling dan melakukan pawai di bulan Rajab ini.

6. Tingalan Jumenengan Dalem Keraton Surakarta Hadiningrat

Satu lagi ada tradisi Tingalan Jumenengan Dalem Keraton Surakarta Hadiningrat yang dikakukan orang Jawa saat menyambut bulan Rajab.

Tradisi ini digelar setiap hari 25 di bulan Rajab dan dilakukan untuk memperingati naiknya Tahta Raja Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Masyarakat setempat masih melakukan tradisi tersebut sekaligus untuk menghormati leluhur mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini