Share

37.878 Wisatawan Sambangi Tempat Wisata di Gunungkidul saat Libur Imlek 2023

Antara, Jurnalis · Rabu 25 Januari 2023 03:00 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 406 2751760 37-878-wisatawan-sambangi-tempat-wisata-di-gunungkidul-saat-libur-imlek-2023-qi2D18nyH5.JPG Wisatawan padati objek wisata pantai di Gunungkidul, DIY (Foto: ANTARA/Sutarmi)

DINAS Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mencatat sebanyak 37.878 wisatawan berlibur di berbagai objek wisata di wilayah ini selama libur Tahun Baru Imlek 2023.

Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul. Muhammad Arif Aldian mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan selama libur Tahun Baru Imlek 2023 cukup tinggi, tidak kalah dengan saat libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Pengunjung Sabtu, 21 Januari 2023 sebanyak 7.872 orang, Minggu 22 Januari 2023 sebanyak 21.164 orang, dan Senin, 23 Januari 2023 sebanyak 8.842 orang.

"Hari Sabtu dan Minggu ada peningkatan jumlah wisatawan dibanding minggu sebelumnya, terutama jumlah kunjungan wisatawan di hari Minggu," kata Arif, melansir Antara.

Infografis Wisata Favorit yogyakarta

Menurut dia, jumlah kunjungan wisatawan ada peningkatan 44 persen dari Sabtu dan Minggu sebelumnya.

"Peningkatan jumlah wisatawan selama Libur Imlek 2023 pada Sabtu-Minggu sebesar 44 persen dari hari Sabtu-Minggu sebelumnya atau bukan libur panjang," katanya.

Arif mengatakan, peningkatan tersebut mendongkrak perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata. Namun untuk rinciannya masih dalam penghitungan.

Kendati begitu, hingga Jumat lalu perolehan PAD wisata Gunungkidul sudah mendekati Rp1 miliar. Adapun rinciannya mencapai Rp990,81 miliar.

Follow Berita Okezone di Google News

"Target PAD 2023 dari retribusi wisata sebesar Rp28,9 miliar dengan 4.117.190 orang wisatawan," kata Arif.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul, Sunyoto justru menilai peningkatan kunjungan wisata saat Libur Imlek 2023 ini belum signifikan.

Infografis Wisata Malam Yogyakarta

Ia mengacu pada tingkat okupansi di penginapan dan restoran anggota PHRI Gunungkidul. Menurutnya, peningkatan hanya sekitar 10 persen dari akhir pekan sebelumnya.

"Kemungkinan peningkatan signifikan baru dirasakan saat libur panjang berikutnya, seperti Lebaran," kata Sunyoto.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini